Biaya pascasarjana Unhas sering kali jadi faktor penentu: lanjut S2/S3 sekarang atau tunda dulu? Buat kamu yang lagi serius menyiapkan sertifikasi TPA Bappenas untuk daftar beasiswa atau seleksi pascasarjana, memahami struktur biaya kuliah di Universitas Hasanuddin (Unhas) itu sama pentingnya dengan menguasai soal logika dan numerik.
Tanpa gambaran jelas tentang komponen biaya, rentang per semester, dan biaya tambahan di luar SPP/UKT, kamu berisiko salah hitung: sudah capek belajar TPA, lulus seleksi, tapi malah kewalahan di sisi finansial.
Di artikel ini, kita akan bedah biaya pascasarjana Unhas secara sistematis, berbasis data terbaru yang tersedia, lalu menghubungkannya dengan strategi persiapan TPA dan perencanaan keuangan yang realistis untuk pejuang S2/S3 dan pelamar kerja yang butuh sertifikat TPA Bappenas.
Memahami Struktur Biaya Pascasarjana Unhas: Bukan Hanya SPP per Semester
Sebelum bicara angka, kamu perlu paham dulu “kerangka” biaya pascasarjana Unhas. Banyak calon mahasiswa hanya fokus ke satu angka: SPP/UKT per semester. Padahal, di balik itu ada beberapa komponen lain yang wajib kamu perhitungkan sejak awal.
Secara garis besar, biaya pascasarjana Unhas terbagi menjadi beberapa kategori utama:
- Biaya pendaftaran/ujian seleksi (application fee)
Ini adalah biaya yang kamu bayar saat mendaftar seleksi masuk program magister (S2) atau doktor (S3).- Berdasarkan pedoman resmi PMB Magister (S2) jalur Mandiri, biaya pendaftaran tercatat Rp 750.000 per pendaftar (sumber: dikmawa.unhas.ac.id, pedoman PMB jenjang Magister S2).
- Angka ini penting karena sering kali dilupakan dalam perhitungan total biaya. Kalau kamu daftar beberapa kali gelombang atau beberapa program, biaya ini bisa berlipat.
- SPP/UKT per semester (tuition utama)
Inilah biaya kuliah inti yang dibayar setiap semester. Unhas menggunakan sistem UKT/SPP per program studi, sehingga:- Besarannya berbeda-beda antara program S2 Fisika, S2 Geologi, S2 Geofisika, dan program lain.
- Data ringkasan 2024/2025 dari DataPTN menunjukkan contoh:
- S2 Fisika: sekitar Rp 7.500.000/semester
- S2 Geofisika: sekitar Rp 7.500.000/semester
- S2 Geologi: sekitar Rp 9.000.000/semester
(sumber: dataptn.com, biaya kuliah pascasarjana Unhas).
- Untuk program lain, angka pastinya harus dicek di SK resmi biaya pendidikan atau laman PMB Unhas.
- Biaya pengembangan/biaya masuk (one-time fee)
- Di dokumen arsip lama pascaunhas.net (sekitar 2010/2011), tercantum adanya biaya pengembangan satu kali:
- S2 Reguler: sekitar Rp 1.000.000
- S2 Non-Reguler dan S3: sekitar Rp 1.500.000
- Ini adalah data historis, bukan angka resmi terkini, tetapi memberi gambaran bahwa Unhas pernah (dan sangat mungkin masih) menerapkan biaya masuk satu kali di awal.
- Untuk tahun akademik yang kamu incar, angka pastinya harus dicek di SK Biaya Pendidikan terbaru yang diterbitkan Unhas.
- Di dokumen arsip lama pascaunhas.net (sekitar 2010/2011), tercantum adanya biaya pengembangan satu kali:
- Biaya registrasi/administrasi per semester
- Arsip lama juga menyebut adanya biaya registrasi semester sekitar Rp 150.000–200.000.
- Lagi-lagi, ini data historis, tapi menunjukkan bahwa selain SPP, ada biaya administrasi kecil yang perlu dianggarkan.
- Biaya tambahan kegiatan akademik
Meskipun sistem UKT dirancang untuk meng-cover banyak layanan akademik (honor penguji, konsumsi seminar, dan sebagainya), tetap ada potensi biaya tambahan:- Kegiatan lapangan/field trip
- Praktikum khusus
- Biaya cetak dan penjilidan tesis/disertasi
- Transportasi dan akomodasi jika harus ke lokasi riset tertentu
DataPTN menegaskan bahwa UKT sudah mencakup banyak komponen, tetapi beberapa aktivitas lapangan bisa tetap berbayar terpisah.
Kenapa pemahaman struktur ini penting buat pejuang TPA Bappenas? Karena ketika kamu menargetkan beasiswa (LPDP, beasiswa internal Unhas, atau sponsor instansi), kamu harus bisa menyusun rencana biaya total yang realistis: bukan hanya “SPP x 4 semester”, tapi juga biaya pendaftaran, pengembangan, registrasi, dan aktivitas akademik tambahan.
Berapa Sih Kisaran Biaya Pascasarjana Unhas? (S2 vs S3, Reguler vs Mandiri)

Sekarang kita masuk ke angka yang lebih konkret. Perlu ditekankan: biaya pascasarjana Unhas bisa berubah tiap tahun dan berbeda antar program studi. Namun, dengan menggabungkan data resmi dan ringkasan pihak ketiga, kita bisa membangun gambaran kisaran yang cukup akurat sebagai dasar perencanaan.
1. Biaya Pendaftaran Seleksi (S2)
Dari pedoman PMB Magister (S2) jalur Mandiri di laman resmi Dikmawa Unhas:
- Biaya pendaftaran S2 Mandiri: Rp 750.000
Angka ini adalah angka resmi dan terkini yang tercantum di pedoman PMB S2 (sumber: dikmawa.unhas.ac.id, pedoman PMB jenjang Magister S2). Biasanya dibayar via bank yang bekerja sama (BRI, BNI, BTN, Mandiri) dengan mekanisme virtual account atau kode bayar yang sudah diatur di pedoman PMB.
Jika kamu mendaftar lebih dari satu program atau mengulang seleksi di gelombang berikutnya, kalikan saja Rp 750.000 dengan jumlah pendaftaran yang kamu lakukan. Di sinilah kemampuan analitis yang kamu latih lewat TPA (khususnya numerik dan penalaran) bisa kamu pakai untuk menghitung skenario biaya dengan cepat.
2. Kisaran SPP/UKT S2 per Semester
DataPTN memberikan gambaran ringkas biaya kuliah pascasarjana Unhas tahun akademik 2024/2025. Beberapa contoh yang bisa dijadikan acuan:
- S2 Fisika: sekitar Rp 7.500.000/semester
- S2 Geofisika: sekitar Rp 7.500.000/semester
- S2 Geologi: sekitar Rp 9.000.000/semester
(sumber: dataptn.com, biaya kuliah pascasarjana Unhas)
Dari contoh ini, kita bisa menarik beberapa kesimpulan taktis:
- Program Saintek cenderung berada di kisaran 7,5–9 juta per semester (setidaknya untuk contoh yang tersedia).
- Program lain (misalnya sosial-humaniora, kesehatan, teknik lain) kemungkinan punya rentang yang sebanding atau sedikit berbeda, tergantung kebijakan UKT per program.
Untuk angka pasti program yang kamu incar (misalnya S2 Manajemen, S2 Ilmu Hukum, S2 Kesehatan Masyarakat, S2 Teknik Sipil), kamu wajib:
- Mengunduh SK Biaya Pendidikan terbaru dari situs resmi Unhas (dokumen PDF SK biaya pendidikan sarjana, magister, doktor, kelas reguler dan mahasiswa asing).
- Mengecek tabel UKT/SPP khusus untuk program tersebut dan tahun akademik yang sesuai dengan rencana masukmu.
3. Gambaran Historis: S2 Reguler vs Non-Reguler, dan S3
Arsip lama pascaunhas.net (sekitar 2010/2011) memang bukan acuan resmi untuk 2025, tetapi berguna untuk memahami pola:
- S2 Reguler:
- SPP sekitar Rp 4.000.000/semester
- Biaya pengembangan satu kali sekitar Rp 1.000.000
- S2 Non-Reguler:
- SPP sekitar Rp 6.000.000–10.000.000/semester
- Biaya pengembangan sekitar Rp 1.500.000
- S3:
- SPP sekitar Rp 6.500.000/semester
- Biaya pengembangan sekitar Rp 1.500.000
- Biaya registrasi semester: sekitar Rp 150.000–200.000
- Biaya seleksi (saat itu): sekitar Rp 350.000–600.000
(sumber: pascaunhas.net, informasi PMHS/biaya pascasarjana arsip)
Dari sudut pandang taktis, ada beberapa pelajaran:
- Jalur non-reguler/mandiri cenderung lebih mahal daripada reguler.
- S3 biasanya lebih mahal atau minimal setara dengan S2 non-reguler.
- Selalu ada biaya satu kali (pengembangan) dan biaya kecil registrasi yang perlu dianggarkan.
Dengan menggabungkan pola historis dan data terbaru dari DataPTN, kamu bisa memperkirakan bahwa biaya pascasarjana Unhas saat ini untuk S2 kemungkinan berada di kisaran 7–10 juta per semester untuk banyak program, dengan variasi antar prodi.
Cara Menghitung Total Biaya Pascasarjana Unhas Secara Realistis
Sekarang kita masuk ke bagian yang paling “taktis”: bagaimana menghitung total biaya pascasarjana Unhas dari awal daftar sampai lulus, supaya kamu bisa menyusun strategi beasiswa dan persiapan TPA Bappenas dengan tepat.
1. Tentukan Durasi Studi Target
Secara umum:
- S2: target normal 4 semester (2 tahun), tapi bisa molor jadi 5–6 semester.
- S3: target normal 6 semester (3 tahun), tapi banyak yang selesai 7–8 semester.
Sebagai analis yang rasional, kamu sebaiknya menghitung dua skenario:
- Skenario optimis: lulus tepat waktu (S2 = 4 semester, S3 = 6 semester).
- Skenario realistis: tambah 1 semester cadangan (S2 = 5 semester, S3 = 7 semester).
2. Rumus Dasar Perhitungan
Total biaya = (Biaya pendaftaran) + (Biaya pengembangan satu kali) + (SPP per semester × jumlah semester) + (Biaya registrasi per semester × jumlah semester) + (Biaya tambahan kegiatan)
Contoh ilustratif (bukan angka resmi, hanya simulasi berbasis pola data):
Misal kamu ingin masuk S2 Geologi:
- Biaya pendaftaran: Rp 750.000
- Biaya pengembangan (asumsi, cek SK resmi): misal Rp 1.500.000
- SPP per semester: Rp 9.000.000 (DataPTN)
- Biaya registrasi per semester (asumsi berdasar historis): Rp 200.000
- Target lulus: 4 semester
- Biaya tambahan (field trip, cetak tesis, dll): misal Rp 3.000.000 selama studi
Maka:
- Biaya pendaftaran: Rp 750.000
- Biaya pengembangan: Rp 1.500.000
- SPP: 4 × Rp 9.000.000 = Rp 36.000.000
- Registrasi: 4 × Rp 200.000 = Rp 800.000
- Tambahan: Rp 3.000.000
Total estimasi = Rp 750.000 + Rp 1.500.000 + Rp 36.000.000 + Rp 800.000 + Rp 3.000.000 = Rp 42.050.000
Jika kamu ingin skenario realistis 5 semester, cukup tambahkan 1 semester SPP + registrasi:
- Tambahan SPP: Rp 9.000.000
- Tambahan registrasi: Rp 200.000
Total baru: sekitar Rp 51.250.000
Latihan seperti ini sebenarnya mirip dengan soal numerik di TPA: kamu diminta membaca data, memahami struktur biaya, lalu melakukan perhitungan multi-komponen dengan teliti.
Kaitan Biaya Pascasarjana Unhas dengan Strategi Sertifikasi TPA Bappenas
Di titik ini, mungkin kamu bertanya: “Oke, aku sudah paham biaya pascasarjana Unhas. Tapi apa hubungannya dengan TPA Bappenas dan bimbingan belajar online?”
Hubungannya justru sangat erat, terutama kalau kamu:
- Ingin masuk Unhas lewat jalur beasiswa (LPDP, beasiswa instansi, atau beasiswa internal).
- Ingin melamar kerja di instansi pemerintah/BUMN/perusahaan besar yang mensyaratkan skor TPA Bappenas tertentu.
- Ingin punya bargaining power lebih tinggi saat mengajukan sponsor pendidikan ke kantor.
1. TPA Bappenas sebagai “Senjata” untuk Menutup Biaya
Banyak skema beasiswa dan seleksi pascasarjana yang menjadikan TPA Bappenas sebagai salah satu indikator kemampuan akademik dan potensi keberhasilan studi. Skor TPA yang tinggi bisa:
- Meningkatkan peluang lolos seleksi beasiswa yang menanggung SPP/UKT pascasarjana Unhas.
- Menjadi nilai plus saat kamu mengajukan tugas belajar atau izin belajar yang dibiayai instansi.
- Menguatkan profilmu di mata dosen pembimbing atau program studi ketika mereka menilai kesiapanmu untuk studi lanjut.
Artinya, semakin tinggi biaya yang kamu perkirakan, semakin krusial peran sertifikat TPA Bappenas sebagai alat untuk mengamankan sumber pendanaan.
2. Pola Soal TPA yang Relevan dengan Perencanaan Biaya
Menariknya, banyak aspek dalam perencanaan biaya kuliah ini paralel dengan tipe soal TPA:
- Numerik: menghitung total biaya, membandingkan dua skenario (dengan beasiswa vs tanpa beasiswa), menghitung selisih dan persentase.
- Logika: menyusun strategi kapan daftar, jalur apa yang dipilih (reguler/mandiri), dan bagaimana mengombinasikan beasiswa dengan dana pribadi.
- Verbal: membaca dan memahami dokumen resmi seperti SK biaya pendidikan, pedoman PMB, dan syarat beasiswa.
Dengan kata lain, ketika kamu belajar TPA secara serius, kamu sebenarnya juga sedang melatih kemampuan analitis yang sangat berguna untuk membaca dan mengoptimalkan biaya pascasarjana Unhas.
Sebagai jembatan, di sinilah bimbingan belajar online dan tryout TPA Bappenas yang terstruktur bisa jadi “investasi kecil” untuk mengamankan “investasi besar” berupa biaya kuliah S2/S3 di Unhas.
Langkah Taktis Mengecek dan Memastikan Biaya Pascasarjana Unhas Terbaru
Karena biaya bisa berubah tiap tahun dan berbeda antar program, kamu tidak boleh hanya mengandalkan satu artikel atau satu sumber. Berikut langkah sistematis yang bisa kamu lakukan:
1. Cek Pedoman PMB Pascasarjana Unhas
Masuk ke laman resmi penerimaan mahasiswa baru (PMB) Unhas, khususnya:
- dikmawa.unhas.ac.id dan/atau regpmb.unhas.ac.id untuk:
- Pedoman PMB Magister (S2) dan Doktor (S3).
- Informasi resmi biaya pendaftaran (misalnya Rp 750.000 untuk S2 Mandiri).
- Mekanisme pembayaran (bank, virtual account, batas waktu pembayaran).
Pastikan kamu membaca pedoman yang sesuai dengan:
- Jenjang: S2 atau S3.
- Jalur: reguler, mandiri, atau jalur khusus lain (jika ada).
2. Unduh SK Biaya Pendidikan Terbaru
Unhas menerbitkan Surat Keputusan (SK) resmi tentang biaya pendidikan untuk:
- Sarjana
- Magister
- Doktor
- Kelas reguler dan mahasiswa asing
Contoh dokumen yang pernah diterbitkan: SK biaya pendidikan sarjana, magister, doktor, kelas reguler, mahasiswa asing (format PDF). Di dalam SK seperti ini biasanya ada:
- Tabel UKT/SPP per program studi.
- Ketentuan biaya tambahan (jika ada).
- Dasar hukum penetapan tarif (misalnya merujuk ke PMK tentang BLU).
Kamu perlu:
- Mencari SK terbaru yang relevan dengan tahun akademik rencana masukmu.
- Mencari nama program studi yang kamu incar (misalnya “Magister Fisika”, “Magister Geologi”, “Doktor Manajemen”).
- Mencatat angka UKT/SPP per semester dan komponen biaya lain yang tercantum.
3. Gunakan DataPTN sebagai Cross-Check Cepat
Situs seperti dataptn.com berguna sebagai:
- Ringkasan cepat kisaran biaya per program (contoh S2 Fisika Rp 7,5 juta/semester, S2 Geologi Rp 9 juta/semester).
- Alat pembanding antar kampus dan antar program.
Namun, secara hierarki otoritas:
- SK resmi Unhas dan pedoman PMB tetap menjadi rujukan utama.
- DataPTN hanya sebagai pembanding dan validasi awal.
4. Konfirmasi ke Program Studi atau Sekretariat Pascasarjana
Jika kamu masih ragu atau programmu punya kekhususan (misalnya banyak kegiatan lapangan, praktikum intensif, atau kerja sama internasional), jangan ragu:
- Hubungi sekretariat program studi via email/telepon.
- Tanyakan:
- Besaran UKT/SPP terkini.
- Apakah ada biaya tambahan khusus (field trip, praktikum, dll.).
- Rata-rata lama studi mahasiswa di program tersebut (untuk memperkirakan jumlah semester).
Pendekatan ini sangat “TPA-minded”: kamu tidak hanya menerima informasi mentah, tapi juga melakukan verifikasi dan klarifikasi.
Strategi Menghadapi Biaya Pascasarjana Unhas: Kombinasi Beasiswa, TPA, dan Manajemen Waktu

Setelah tahu struktur dan kisaran biaya, langkah berikutnya adalah menyusun strategi agar biaya tersebut tidak menjadi penghalang, melainkan tantangan yang bisa diatasi.
1. Maksimalkan Peluang Beasiswa dengan Skor TPA Tinggi
Banyak beasiswa S2/S3 (LPDP, beasiswa instansi, beasiswa internal kampus) mensyaratkan:
- Skor TPA minimal tertentu (misalnya 500, 550, atau lebih).
- Bukti kemampuan akademik yang kuat.
Di sinilah sertifikasi TPA Bappenas menjadi kunci:
- Skor TPA yang tinggi bisa:
- Membuatmu lebih kompetitif dibanding pelamar lain.
- Menjadi bukti objektif bahwa kamu siap menghadapi beban akademik pascasarjana.
- Dengan beasiswa yang menanggung SPP/UKT dan mungkin biaya hidup, beban biaya pascasarjana Unhas bisa turun drastis.
2. Manajemen Waktu: Kurangi Risiko Nambah Semester
Setiap tambahan 1 semester berarti:
- Tambahan SPP/UKT satu semester penuh.
- Tambahan biaya registrasi.
- Tambahan biaya hidup (kos, makan, transport).
Secara taktis, kamu perlu:
- Masuk dengan fondasi akademik kuat (logika, numerik, verbal) yang sudah terasah lewat persiapan TPA.
- Mengelola waktu dan tugas dengan disiplin agar tidak molor.
- Memanfaatkan bimbingan akademik, workshop tesis, dan fasilitas kampus secara optimal.
3. Simulasi Soal TPA yang Relevan dengan Biaya
Untuk menghubungkan langsung dengan latihan TPA, coba bayangkan soal seperti ini:
Seorang mahasiswa S2 di Unhas membayar biaya pendaftaran Rp 750.000, biaya pengembangan Rp 1.500.000, dan UKT Rp 9.000.000 per semester. Ia menargetkan lulus dalam 4 semester, dengan biaya registrasi Rp 200.000 per semester dan biaya tambahan kegiatan Rp 3.000.000 selama studi. Berapa total biaya yang ia keluarkan hingga lulus?
Langkah penyelesaian:
- Pendaftaran: 750.000
- Pengembangan: 1.500.000
- UKT: 4 × 9.000.000 = 36.000.000
- Registrasi: 4 × 200.000 = 800.000
- Tambahan: 3.000.000
Total = 750.000 + 1.500.000 + 36.000.000 + 800.000 + 3.000.000 = 42.050.000
Soal seperti ini melatih:
- Ketelitian menjumlahkan beberapa komponen.
- Kemampuan mengalikan dan menjumlahkan dengan cepat.
- Keterampilan yang sama yang kamu butuhkan untuk membaca dan mengolah informasi biaya kuliah nyata.
Softselling: Kenapa Bimbingan Belajar Online & Tryout TPA Itu “Murah” Dibanding SPP Satu Semester
Kalau kamu sudah melihat bahwa SPP/UKT pascasarjana Unhas bisa mencapai 7–10 juta per semester, plus biaya lain yang tidak sedikit, maka investasi ratusan ribu sampai beberapa juta untuk:
- Bimbingan belajar online TPA Bappenas (live class),
- Tryout TPA berkala dengan pembahasan mendalam,
sebenarnya relatif sangat kecil dibanding potensi manfaatnya:
- Membantu kamu lolos seleksi beasiswa yang bisa menanggung puluhan juta biaya kuliah.
- Mengurangi risiko gagal seleksi masuk pascasarjana atau rekrutmen kerja karena skor TPA kurang.
- Mempercepat masa studi karena kamu masuk dengan kemampuan analitis yang sudah matang.
Baca Juga: Apa Bedanya Pascasarjana dan Sarjana yang Jarang Dibahas HR?
Secara taktis, ini seperti membayar “biaya asuransi” akademik: kamu mengeluarkan sedikit di awal untuk mengurangi risiko biaya besar di kemudian hari.
Pada akhirnya, biaya pascasarjana Unhas memang bukan angka kecil, tapi juga bukan tembok yang tidak bisa ditembus. Dengan memahami struktur biaya (pendaftaran, SPP/UKT, pengembangan, registrasi, dan biaya tambahan), melakukan perhitungan realistis jumlah semester, dan mengombinasikannya dengan strategi beasiswa berbasis skor TPA Bappenas yang kuat, kamu bisa mengubah tantangan finansial ini menjadi proyek yang terukur dan bisa dieksekusi.
Jangan biarkan ketidakjelasan angka membuatmu ragu melangkah; justru gunakan data biaya sebagai bahan analisis untuk menyusun rencana belajar, rencana beasiswa, dan rencana karier yang lebih tajam. Mulailah dari hal yang bisa kamu kontrol hari ini: latih kemampuan logika, numerik, dan verbal lewat persiapan TPA yang serius, karena di situlah fondasi keberhasilanmu di kelas pascasarjana Unhas—dan di dunia kerja—akan dibangun.
Sumber Referensi
- DIKMAWA.UNHAS.AC.ID – PEDOMAN PMB JENJANG MAGISTER (S2)
- DATAPTN.COM – Biaya Kuliah Pascasarjana Unhas (S2) Tahun Akademik 2024/2025
- PASCAUNHAS.NET – Penerimaan Mahasiswa Baru Program Pascasarjana Universitas Hasanuddin
- UNHAS.AC.ID – SK Biaya pendidikan sarjana, Magister, Doktor, Kelas Reguler, Mahasiswa Asing
PROGRAM TES TPA BAPPENAS
Persiapan TPA tidak cukup hanya memahami teori.
Kamu perlu latihan terarah, simulasi realistis, dan evaluasi skor yang jelas.
📋 Cara Membeli dengan Mudah:
- Unduh Aplikasi JagoTPA
Temukan aplikasi JagoTPA di Play Store atau App Store, atau akses langsung melalui website resmi. - Masuk ke Akun Anda
Login ke akun JagoTPA melalui aplikasi atau situs web. - Pilih Paket yang Cocok
Masuk ke menu “Beli”, lalu pilih paket TPA yang sesuai dengan kebutuhan dan target tes Anda. Pastikan membaca detail setiap paket. - Gunakan Kode Promo
Masukkan kode “BIMBELTPA” untuk mendapatkan diskon khusus sesuai ketentuan promo. - Selesaikan Pembayaran
Pilih metode pembayaran yang tersedia dan selesaikan transaksi dengan aman. - Aktivasi Cepat
Paket akan aktif secara otomatis dalam waktu singkat setelah pembayaran berhasil.
🎯 Ayo Mulai Persiapan TPA Bappenas Bersama Bimbel JagoTPA
JagoTPA membantu kamu mempersiapkan Tes Potensi Akademik (TPA) Bappenas secara lebih terarah dan terukur, bukan sekadar mengerjakan soal tanpa strategi.
Dengan JagoTPA, kamu akan mendapatkan:
- Ribuan soal TPA Bappenas dengan pembahasan mudah dipahami (teks & video)
- Latihan lengkap mencakup Verbal, Numerik, Logika, dan Analitik
- Simulasi TPA sesuai format dan tingkat kesulitan tes asli
- Latihan bertahap untuk meningkatkan skor secara konsisten
- Progres belajar dan perkembangan skor yang bisa dipantau
Gunakan kode promo: BIMBELTPA
Dapatkan diskon khusus dan mulai persiapan TPA Bappenas dari sekarang.