Jurusan ITB Apa Saja? Cek 53 Program Studi Sarjana dan Fakultasnya

jurusan itb apa saja

Banyak calon mahasiswa masih mencari informasi mengenai jurusan ITB apa saja sebelum menentukan pilihan saat mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi. Institut Teknologi Bandung dikenal memiliki kekuatan besar di bidang sains, teknologi, teknik, seni, desain, bisnis, hingga perencanaan. Karena pilihan program studinya cukup banyak, calon mahasiswa perlu memahami jurusan yang tersedia sekaligus fakultas atau sekolah yang menaunginya agar tidak salah menentukan pilihan.

Berdasarkan laman resmi Institut Teknologi Bandung, saat ini ITB memiliki 53 program studi Sarjana yang tersebar di 12 fakultas dan sekolah. Sistem penerimaan Sarjana ITB juga memiliki karakteristik khusus karena mahasiswa pada beberapa jalur diterima lebih dahulu pada tingkat fakultas atau sekolah, kemudian menjalani Tahap Persiapan Bersama sebelum masuk ke program studi serumpun. Penempatan program studi mempertimbangkan minat mahasiswa, kapasitas program, serta prestasi selama tahun pertama.

Jurusan ITB Apa Saja?

Program Sarjana ITB tersebar di berbagai bidang, mulai dari kebumian, matematika dan sains, seni dan desain, teknik, farmasi, ilmu hayati, sampai bisnis dan manajemen. Berikut daftar program studi berdasarkan fakultas dan sekolah yang tercantum pada laman resmi ITB.

Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian

Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian atau FITB memiliki empat program studi Sarjana yang banyak berkaitan dengan bumi, laut, atmosfer, dan pemetaan. Pilihannya meliputi Meteorologi, Oseanografi, Teknik Geodesi dan Geomatika, serta Teknik Geologi. Program-program ini cocok bagi calon mahasiswa yang tertarik pada fenomena bumi, perubahan lingkungan, sumber daya alam, pemetaan, hingga kebencanaan.

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

FMIPA ITB menyediakan lima program Sarjana, yaitu Aktuaria, Astronomi, Fisika, Kimia, dan Matematika. Fakultas ini banyak berfokus pada penguasaan sains dasar, analisis, pemodelan, dan penelitian, sehingga sering menjadi pilihan bagi siswa yang kuat dalam matematika maupun ilmu pengetahuan alam.

Fakultas Seni Rupa dan Desain

Bagi calon mahasiswa yang tertarik pada bidang kreatif, FSRD memiliki program Desain Interior, Desain Komunikasi Visual, Desain Produk, Kriya, dan Seni Rupa. Masing-masing program memiliki karakter berbeda, mulai dari komunikasi visual, perancangan ruang dan produk, pengembangan kriya, hingga praktik seni.

Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara

FTMD terdiri atas tiga program Sarjana, yakni Teknik Dirgantara, Teknik Material, dan Teknik Mesin. Bidang ini banyak berkaitan dengan perancangan, manufaktur, material, sistem mekanik, kendaraan, serta teknologi penerbangan dan kedirgantaraan.

Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan

FTTM memiliki empat program Sarjana, yaitu Teknik Geofisika, Teknik Metalurgi, Teknik Perminyakan, dan Teknik Pertambangan. Program-program tersebut berhubungan dengan eksplorasi sumber daya, pengolahan mineral dan logam, industri energi, serta teknologi pertambangan.

Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan

Pilihan jurusan di FTSL mencakup Rekayasa Infrastruktur Lingkungan, Teknik dan Pengelolaan Sumber Daya Air, Teknik Kelautan, Teknik Lingkungan, dan Teknik Sipil. Bidang studinya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur, air, lingkungan, konstruksi, serta kawasan pesisir dan kelautan.

Fakultas Teknologi Industri

FTI memiliki enam program Sarjana, yaitu Manajemen Rekayasa Industri, Teknik Bioenergi dan Kemurgi, Teknik Fisika, Teknik Industri, Teknik Kimia, dan Teknik Pangan. Pilihan ini mencakup pengelolaan sistem industri, teknologi proses, energi, pangan, hingga rekayasa berbasis sains dan teknologi.

Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan

SAPPK menyediakan dua program Sarjana, yaitu Arsitektur serta Perencanaan Wilayah dan Kota. Arsitektur berfokus pada perancangan lingkungan binaan, sedangkan Perencanaan Wilayah dan Kota berkaitan dengan pengembangan kota, wilayah, ruang, serta kebijakan pembangunan.

Sekolah Bisnis dan Manajemen

SBM ITB memiliki dua pilihan program Sarjana, yaitu Manajemen dan Kewirausahaan. Manajemen berfokus pada pengelolaan organisasi dan bisnis, sedangkan Kewirausahaan lebih menekankan pengembangan usaha, inovasi, serta penciptaan bisnis baru.

Sekolah Farmasi

Sekolah Farmasi menyediakan dua program Sarjana, yaitu Farmasi Klinik dan Komunitas serta Sains dan Teknologi Farmasi. Keduanya berada dalam rumpun kefarmasian, tetapi memiliki fokus yang berbeda antara pelayanan klinis dan komunitas dengan pengembangan ilmu serta teknologi farmasi.

Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati

SITH memiliki enam program studi Sarjana, yaitu Biologi, Mikrobiologi, Rekayasa Hayati, Rekayasa Pertanian, Rekayasa Kehutanan, dan Teknologi Pascapanen. Pilihan ini cocok bagi calon mahasiswa yang tertarik pada biologi, organisme, bioteknologi, pertanian, kehutanan, serta teknologi hasil pertanian.

Sekolah Teknik Elektro dan Informatika

STEI menyediakan enam program Sarjana, yaitu Sistem dan Teknologi Informasi, Teknik Biomedis, Teknik Elektro, Informatika, Teknik Telekomunikasi, dan Teknik Tenaga Listrik. Bidang ini menjadi salah satu rumpun yang banyak diminati karena mencakup komputasi, teknologi informasi, elektronika, telekomunikasi, energi, dan penerapan teknik pada bidang medis.

Berapa Jumlah Jurusan ITB?

Laman resmi ITB menyebut terdapat 53 program studi Sarjana. Jumlah tersebut tersebar di berbagai fakultas dan sekolah dengan bidang keilmuan yang sangat beragam, sehingga calon mahasiswa memiliki pilihan mulai dari sains murni, teknologi, rekayasa, desain, seni, bisnis, farmasi, sampai ilmu hayati.

Jumlah tersebut juga menjelaskan mengapa istilah “jurusan ITB” sering kali perlu diperinci berdasarkan fakultas atau sekolah. Calon mahasiswa sebaiknya tidak hanya melihat nama kampus, tetapi juga memahami bidang studi yang benar-benar sesuai dengan minat, kemampuan akademik, dan rencana karier.

Jurusan ITB yang Berkaitan dengan Komputer dan Teknologi Informasi

Bagi siswa yang tertarik dengan komputer dan teknologi digital, pilihan utama berada di STEI. Programnya mencakup Informatika serta Sistem dan Teknologi Informasi, tetapi terdapat pula Teknik Elektro, Teknik Telekomunikasi, Teknik Tenaga Listrik, dan Teknik Biomedis yang memiliki keterkaitan erat dengan perkembangan teknologi modern.

Program Informatika secara khusus membahas teori informasi dan komputasi serta penerapannya dalam sistem komputer, sedangkan Sistem dan Teknologi Informasi berfokus pada bagaimana informasi dan teknologi digunakan untuk mendukung tujuan organisasi dan masyarakat.

Jurusan ITB Bidang Teknik

Pilihan teknik di ITB sangat luas dan tidak terbatas pada satu fakultas. Calon mahasiswa dapat menemukan Teknik Mesin, Teknik Dirgantara, Teknik Sipil, Teknik Lingkungan, Teknik Kimia, Teknik Industri, Teknik Perminyakan, Teknik Pertambangan, Teknik Metalurgi, Teknik Elektro, Teknik Telekomunikasi, Teknik Kelautan, hingga Teknik Geodesi dan Geomatika.

Karena cakupannya luas, sebaiknya calon mahasiswa tidak memilih hanya karena nama jurusan terlihat populer. Perhatikan objek yang dipelajari, mata kuliah utama, jenis pekerjaan lulusan, serta kecocokan kemampuan pribadi sebelum menentukan pilihan.

Jurusan ITB Bidang Sains

Untuk bidang sains, ITB memiliki program seperti Matematika, Fisika, Kimia, Astronomi, Aktuaria, Biologi, dan Mikrobiologi. Sebagian program lebih menekankan teori dan penelitian dasar, sedangkan program lain memiliki penerapan yang kuat dalam industri, teknologi, kesehatan, maupun pengolahan data.

Bidang sains juga dapat menjadi dasar untuk melanjutkan ke penelitian, pendidikan, teknologi, analitik, aktuaria, maupun berbagai sektor industri. Karena itu, prospek lulusan tidak selalu terbatas pada pekerjaan yang namanya sama dengan jurusan.

Jurusan ITB Bidang Seni dan Desain

ITB juga memiliki pilihan yang kuat untuk calon mahasiswa dari bidang seni dan desain. FSRD menawarkan Desain Komunikasi Visual, Desain Interior, Desain Produk, Kriya, dan Seni Rupa, sedangkan SAPPK mempunyai Arsitektur yang menggabungkan aspek kreativitas dengan perencanaan ruang dan teknologi bangunan.

Calon mahasiswa bidang ini perlu memperhatikan ketentuan seleksi yang berlaku karena beberapa program dapat mempunyai kebutuhan atau mekanisme seleksi berbeda dibanding rumpun sains dan teknik.

Jurusan ITB Bidang Bisnis

Untuk bidang bisnis, ITB memiliki program Manajemen dan Kewirausahaan di Sekolah Bisnis dan Manajemen. Manajemen cocok bagi calon mahasiswa yang ingin mempelajari pengelolaan organisasi, pemasaran, keuangan, operasi, dan pengambilan keputusan bisnis, sedangkan Kewirausahaan berfokus lebih kuat pada penciptaan serta pengembangan usaha.

Pilihan tersebut menunjukkan bahwa ITB bukan hanya kampus yang menyediakan bidang teknik dan sains. Siswa dengan minat pada pengelolaan bisnis dan entrepreneurship juga mempunyai jalur studi tersendiri.

Kampus ITB Tidak Hanya di Ganesha

Program Sarjana ITB juga diselenggarakan di beberapa lokasi. Selain Kampus Ganesha di Bandung, ITB mempunyai Kampus Jatinangor dan Kampus Cirebon. Laman resmi Sarjana ITB mencantumkan sejumlah program yang mahasiswa tahun keduanya dan seterusnya menjalani perkuliahan di Jatinangor maupun Cirebon.

Untuk Kampus Jatinangor, contohnya terdapat Teknik Pangan, Teknik Bioenergi dan Kemurgi, Rekayasa Hayati, Rekayasa Pertanian, Rekayasa Kehutanan, Teknologi Pascapanen, serta kelas tertentu Informatika dan Sistem dan Teknologi Informasi. Sementara Kampus Cirebon digunakan untuk sejumlah program seperti Oseanografi, Kriya, Desain Produk, Teknik Industri, Teknik Pertambangan, Teknik Perminyakan, Teknik Geofisika, Perencanaan Wilayah dan Kota, Kewirausahaan, dan Biologi.

Bagaimana Sistem Masuk Jurusan di ITB?

Sistem Sarjana ITB memiliki karakteristik yang perlu diketahui sejak awal. ITB menjelaskan bahwa berdasarkan skema akademiknya, mahasiswa baru dapat diterima lebih dahulu di fakultas atau sekolah dan menjalani Tahap Persiapan Bersama atau TPB sebelum memasuki program studi serumpun pada tahun berikutnya. Penempatan mempertimbangkan minat, kapasitas program studi, serta prestasi mahasiswa selama tahun pertama.

Namun, mekanisme penerimaan dapat berbeda sesuai jalur dan program yang dipilih. Untuk penerimaan Sarjana, ITB saat ini mencantumkan skema nasional melalui SNBP dan SNBT, serta jalur Seleksi Siswa Unggul ITB, selain International Undergraduate Program untuk skema internasional.

Cara Memilih Jurusan ITB yang Sesuai

Menentukan jurusan sebaiknya tidak hanya berdasarkan popularitas atau tren. Calon mahasiswa perlu membandingkan minat terhadap bidang, kemampuan akademik, mata pelajaran yang paling dikuasai, karakter perkuliahan, serta jenis pekerjaan yang mungkin dijalani setelah lulus. Informasi kurikulum dan profil program juga dapat dilihat langsung melalui laman program studi ITB.

Selain itu, perhatikan lokasi kampus karena tidak semua program menjalankan seluruh masa perkuliahannya di Kampus Ganesha. Beberapa program memiliki kegiatan akademik utama di Jatinangor atau Cirebon setelah tahap awal, sehingga aspek tempat tinggal dan mobilitas juga layak dimasukkan dalam pertimbangan.

Di Mana Cek Daftar Jurusan ITB Resmi?

Daftar jurusan ITB apa saja paling aman dicek melalui laman Program Studi Sarjana ITB dan portal Akademik ITB. Halaman akademik bahkan menyediakan filter berdasarkan jenjang, bidang studi, akreditasi, fakultas, dan lokasi kampus sehingga calon mahasiswa dapat membandingkan beberapa program dengan lebih mudah.

Sebelum mendaftar, cek kembali informasi penerimaan melalui ITB Admission karena program, lokasi, jalur seleksi, dan ketentuan penerimaan dapat diperbarui untuk setiap tahun akademik.

Mini FAQ

Apa yang membedakan soal TPA untuk seleksi S2 dan seleksi kerja?

Soal TPA untuk seleksi S2 biasanya lebih menitikberatkan pada kemampuan akademik dan penalaran analitis, sedangkan untuk seleksi kerja bisa lebih variatif sesuai kebutuhan posisi, termasuk soal situasi dan perilaku.

Bagaimana cara efektif meningkatkan kecepatan mengerjakan soal TPA?

Latihan rutin dengan simulasi batas waktu serta mempelajari pola soal akan membantu meningkatkan kecepatan sekaligus akurasi dalam mengerjakan soal.

Apakah bisa latihan hanya di rumah tanpa bimbingan khusus?

Bisa, namun bimbingan yang terstruktur seperti di platform JagoTPA akan membantu kamu lebih fokus dan mendapatkan evaluasi yang akurat agar kemajuan belajar maksimal.

Skor TPA ideal berapa untuk masuk S2 ITB?

Nilai ideal biasanya tergantung jurusan, namun skor di kisaran 600–700 ke atas pada tes skala tertentu sudah sangat kompetitif.

Apakah tes TPA dilakukan secara online di ITB?

Saat ini sebagian besar seleksi menggunakan tes online, tetapi ada juga yang masih mengadakan offline tergantung kebijakan masing-masing program studi.

Ringkasan

Memahami jurusan ITB apa saja yang tersedia untuk program S2 membantu kamu menentukan fokus persiapan tes TPA yang efektif dan sesuai kebutuhan. Menguasai materi verbal, numerik, dan logika secara seimbang serta latihan soal yang rutin disertai teknik manajemen waktu menjadi kunci utama meningkatkan skor TPA.

Jangan lupa untuk memulai persiapan sejak dini dan gunakan sumber belajar yang kredibel seperti platform JagoTPA. Semangat mempersiapkan diri, karena kesempatan lolos seleksi S2 ITB bisa kamu raih dengan strategi belajar yang tepat dan konsisten!

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn

Table of Contents

On Key

Related Posts