Soal kuantitatif TPA Bappenas merupakan salah satu bagian yang mengukur kemampuan peserta dalam memahami angka, hubungan matematis, pola bilangan, serta informasi berbentuk persoalan kuantitatif. Bagian ini tidak hanya menilai kemampuan melakukan operasi hitung, tetapi juga ketepatan membaca hubungan antarangka dan menentukan proses penyelesaian yang sesuai.
Dalam petunjuk teknis SKBT TPA Kementerian PPN/Bappenas, subtes Kuantitatif terdiri dari Hitung Menghitung, Deretan Bilangan, Komparasi Kuantitatif, dan Soal Cerita. Pada format tersebut terdapat 90 soal Kuantitatif dengan waktu pengerjaan 60 menit. Struktur ini merupakan format yang tercantum dalam dokumen resmi terkait dan sebaiknya digunakan sebagai referensi, bukan jaminan bahwa seluruh pelaksanaan terbaru selalu identik. Bappenas Recruitment
Struktur Soal Kuantitatif TPA Bappenas

Dalam format TPA Bappenas yang dipublikasikan pada dokumen teknis Kementerian PPN/Bappenas, bagian Kuantitatif memiliki empat kelompok soal. Hitung Menghitung, Deretan Bilangan, dan Komparasi Kuantitatif masing-masing terdiri dari 25 soal, sedangkan Soal Cerita terdiri dari 15 soal. Totalnya mencapai 90 soal dengan alokasi waktu 60 menit. Bappenas Recruitment
Pembagian tersebut menunjukkan bahwa soal kuantitatif TPA Bappenas tidak hanya berkaitan dengan aritmetika. Peserta juga dapat menghadapi hubungan angka dalam sebuah deret, membandingkan dua nilai kuantitatif, hingga mengolah informasi dari persoalan berbentuk cerita.
| Kelompok Soal Kuantitatif | Jumlah Soal | Kemampuan yang Diukur |
|---|---|---|
| Hitung Menghitung | 25 soal | Mengolah angka melalui operasi matematis dan hubungan kuantitatif dasar. |
| Deretan Bilangan | 25 soal | Mengenali pola perubahan dan hubungan antarangka dalam suatu deret. |
| Komparasi Kuantitatif | 25 soal | Membandingkan dua nilai atau besaran berdasarkan informasi yang tersedia. |
| Soal Cerita | 15 soal | Mengubah informasi dalam kalimat menjadi hubungan matematis dan perhitungan. |
| Total | 90 soal | Waktu pengerjaan pada format referensi adalah 60 menit. |
Catatan: Pembagian jumlah soal di atas mengacu pada format TPA yang tercantum dalam dokumen teknis Kementerian PPN/Bappenas. Ketentuan pada pelaksanaan terbaru tetap mengikuti petunjuk resmi penyelenggara.
Jumlah tersebut berasal dari format SKBT TPA yang dipublikasikan Bappenas. Ketika mengikuti penyelenggaraan lain, petunjuk pada sesi tes yang benar-benar dipilih tetap menjadi acuan utama.
Baca juga Materi TPA Bappenas Apa Saja Cek Verbal Kuantitatif Penalaran dan Jumlah Soalnyabahasan
Contoh Soal Kuntitatif TPA Bappenas

| No. | Jenis Soal | Soal | Pilihan Jawaban | Jawaban | Pembahasan |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Hitung Menghitung | 35% dari 480 adalah… |
A. 148 B. 158 C. 168 D. 178 E. 188 |
C | 35% × 480 = 0,35 × 480 = 168. |
| 2 | Hitung Menghitung | Nilai 3/5 dari 250 adalah… |
A. 100 B. 125 C. 150 D. 175 E. 200 |
C | 3/5 × 250 = 150. |
| 3 | Hitung Menghitung | Hasil dari 2,4 × 75 adalah… |
A. 160 B. 170 C. 180 D. 190 E. 200 |
C | 2,4 × 75 = 180. |
| 4 | Hitung Menghitung | 840 ÷ 21 = … |
A. 35 B. 40 C. 45 D. 50 E. 55 |
B | 840 dibagi 21 menghasilkan 40. |
| 5 | Hitung Menghitung | Hasil dari (18 + 24) × 5 − 30 adalah… |
A. 160 B. 170 C. 180 D. 190 E. 200 |
C | 18 + 24 = 42. Kemudian 42 × 5 = 210 dan 210 − 30 = 180. |
| 6 | Deretan Bilangan | 5, 9, 15, 23, 33, … |
A. 41 B. 43 C. 45 D. 47 E. 49 |
C | Selisihnya +4, +6, +8, +10. Selanjutnya +12 sehingga 33 + 12 = 45. |
| 7 | Deretan Bilangan | 81, 27, 9, 3, … |
A. 1 B. 2 C. 4 D. 6 E. 9 |
A | Setiap angka dibagi 3. Maka 3 ÷ 3 = 1. |
| 8 | Deretan Bilangan | 2, 6, 12, 20, 30, … |
A. 36 B. 40 C. 42 D. 44 E. 46 |
C | Pola dapat dibaca sebagai 1×2, 2×3, 3×4, 4×5, 5×6. Berikutnya 6×7 = 42. |
| 9 | Deretan Bilangan | 64, 32, 16, 8, … |
A. 2 B. 4 C. 6 D. 10 E. 12 |
B | Setiap bilangan dibagi 2. Maka 8 ÷ 2 = 4. |
| 10 | Deretan Bilangan | 7, 10, 16, 25, 37, … |
A. 49 B. 50 C. 51 D. 52 E. 53 |
D | Selisihnya +3, +6, +9, +12. Selanjutnya +15 sehingga hasilnya 52. |
| 11 | Komparasi Kuantitatif | P = 15% dari 400 dan Q = 20% dari 270. Hubungan P dan Q adalah… |
A. P > Q B. P < Q C. P = Q D. P = 2Q E. Tidak dapat ditentukan |
A | P = 60 dan Q = 54 sehingga P lebih besar daripada Q. |
| 12 | Komparasi Kuantitatif | P = 3/4 dari 120 dan Q = 5/6 dari 108. Hubungan keduanya adalah… |
A. P > Q B. P < Q C. P = Q D. P = 2Q E. Tidak dapat ditentukan |
C | P = 90 dan Q = 90 sehingga P = Q. |
| 13 | Komparasi Kuantitatif | P = 25 dan Q = 52. Hubungan P dan Q adalah… |
A. P > Q B. P < Q C. P = Q D. P = 2Q E. Tidak dapat ditentukan |
A | P = 32 sedangkan Q = 25 sehingga P > Q. |
| 14 | Komparasi Kuantitatif | Jika x = 12, P = 3x + 4 dan Q = 4x − 5. Hubungan P dan Q adalah… |
A. P > Q B. P < Q C. P = Q D. P = 2Q E. Tidak dapat ditentukan |
B | P = 40 dan Q = 43 sehingga P lebih kecil daripada Q. |
| 15 | Komparasi Kuantitatif | P = (7 + 9) × 4 dan Q = 82. Hubungan P dan Q adalah… |
A. P > Q B. P < Q C. P = Q D. P = 2Q E. Tidak dapat ditentukan |
C | P = 16 × 4 = 64 dan Q = 64 sehingga nilainya sama. |
| 16 | Soal Cerita | Enam buku tulis berharga Rp54.000. Jika harga setiap buku sama, berapa harga 10 buku? |
A. Rp75.000 B. Rp80.000 C. Rp85.000 D. Rp90.000 E. Rp95.000 |
D | Harga satu buku Rp54.000 ÷ 6 = Rp9.000. Maka 10 buku berharga Rp90.000. |
| 17 | Soal Cerita | Sebuah kendaraan melaju dengan kecepatan 72 km/jam selama 2 jam 15 menit. Berapa jarak yang ditempuh? |
A. 144 km B. 153 km C. 162 km D. 171 km E. 180 km |
C | 2 jam 15 menit = 2,25 jam. Jarak = 72 × 2,25 = 162 km. |
| 18 | Soal Cerita | Perbandingan siswa kelas A dan B adalah 3 : 5. Jika total siswa 96 orang, jumlah siswa kelas A adalah… |
A. 30 B. 32 C. 36 D. 40 E. 45 |
C | Total bagian = 8. Nilai satu bagian = 96 ÷ 8 = 12. Kelas A = 3 × 12 = 36. |
| 19 | Soal Cerita | Sebuah barang seharga Rp400.000 mendapat diskon 15%. Harga setelah diskon adalah… |
A. Rp320.000 B. Rp330.000 C. Rp340.000 D. Rp350.000 E. Rp360.000 |
C | Diskon = 15% × Rp400.000 = Rp60.000. Harga akhir = Rp340.000. |
| 20 | Soal Cerita | Delapan pekerja dapat menyelesaikan suatu pekerjaan dalam 15 hari. Jika kemampuan setiap pekerja sama, berapa hari yang dibutuhkan 12 pekerja? |
A. 8 hari B. 10 hari C. 12 hari D. 14 hari E. 16 hari |
B | Jumlah pekerja dan waktu berbanding terbalik. 8 × 15 = 12 × x, sehingga x = 10 hari. |
Catatan: Seluruh contoh soal di atas bersifat ilustratif untuk menggambarkan bentuk kemampuan pada bagian kuantitatif. Soal tersebut bukan soal resmi, bukan bocoran, dan tidak diklaim pernah digunakan dalam pelaksanaan TPA Bappenas.
Perbedaan Empat Jenis Soal Kuantitatif TPA Bappenas
Masing-masing kelompok dalam soal kuantitatif TPA Bappenas memiliki karakter yang berbeda. Hitung Menghitung berfokus pada pengolahan angka melalui operasi matematis, sedangkan Deretan Bilangan meminta peserta menemukan hubungan atau pola perubahan dari sejumlah angka yang tersedia.
Komparasi Kuantitatif berbeda karena peserta perlu membandingkan dua nilai atau besaran dan menentukan hubungan keduanya. Sementara itu, Soal Cerita memberikan informasi dalam bentuk kalimat yang perlu diterjemahkan menjadi hubungan matematis sebelum hasil akhirnya dapat ditentukan.
Perbedaan tersebut membuat satu kemampuan hitung saja belum menggambarkan seluruh bagian kuantitatif. Peserta juga akan berhadapan dengan pola, perbandingan, dan interpretasi informasi yang disajikan dengan bentuk berbeda.
Baca juga Tes TPA Bappenas Apa Saja Ini Materi, Jumlah Soal, dan Contohnya
Materi Matematika yang Berkaitan dengan Soal Kuantitatif
Materi dalam bagian kuantitatif umumnya berkaitan dengan konsep matematika dasar yang digunakan untuk mengolah angka. Operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, pecahan, persentase, rasio, serta perbandingan dapat menjadi dasar dalam berbagai bentuk pertanyaan.
Pada deretan bilangan, konsep yang digunakan dapat berkembang menjadi pola selisih, perkalian, pembagian, atau kombinasi beberapa perubahan. Sementara soal cerita dapat menggabungkan konsep harga, jarak dan waktu, perbandingan jumlah, rata-rata, maupun persentase ke dalam satu situasi.
Karena itu, istilah soal kuantitatif TPA Bappenas tidak merujuk pada satu jenis soal matematika tertentu. Bagian ini mencakup beberapa cara penggunaan angka yang menguji kemampuan memahami hubungan kuantitatif.
Posisi Kuantitatif dalam Keseluruhan TPA Bappenas
Kuantitatif merupakan salah satu dari tiga kelompok kemampuan utama dalam format TPA Bappenas yang menjadi referensi. Dua kelompok lainnya adalah Verbal dan Penalaran, sehingga hasil tes tidak hanya mencerminkan kemampuan peserta dalam mengolah angka.
Pada format referensi yang mencantumkan total 250 soal, bagian Kuantitatif memiliki 90 soal. Jumlah tersebut sama dengan bagian Verbal, sedangkan Penalaran terdiri dari 70 soal. Artinya, kemampuan kuantitatif memiliki porsi yang cukup besar dalam struktur tes tersebut.
Pemahaman mengenai posisi ini membantu menjelaskan mengapa soal kuantitatif TPA Bappenas terdiri dari beberapa bentuk sekaligus. Bagian kuantitatif dirancang untuk melihat kemampuan numerik dari lebih dari satu sisi, mulai dari perhitungan langsung hingga kemampuan membaca hubungan matematis dalam suatu informasi.
Baca juga Soal TPA Bappenas PDF, Materi, Contoh Soal, dan Pembahasan
Mini FAQ
Soal kuantitatif TPA Bappenas terdiri dari materi apa saja?
Dalam format resmi yang menjadi referensi, subtes Kuantitatif terdiri dari Hitung Menghitung, Deretan Bilangan, Komparasi Kuantitatif, dan Soal Cerita.
Berapa jumlah soal kuantitatif TPA Bappenas?
Dokumen teknis SKBT TPA Bappenas mencantumkan 90 soal Kuantitatif yang terdiri dari 25 soal Hitung Menghitung, 25 Deretan Bilangan, 25 Komparasi Kuantitatif, dan 15 Soal Cerita. Jumlah tersebut merupakan format pada dokumen terkait sehingga ketentuan sesi terbaru tetap perlu diperiksa.
Berapa waktu untuk bagian kuantitatif?
Pada format referensi yang dipublikasikan Bappenas, subtes Kuantitatif memperoleh waktu 60 menit.
Apakah soal deret bilangan termasuk bagian kuantitatif?
Ya. Deretan Bilangan tercantum sebagai salah satu dari empat kelompok soal dalam subtes Kuantitatif pada format referensi Bappenas.
Contoh soal dalam artikel ini berasal dari TPA Bappenas resmi?
Tidak. Seluruh contoh dalam artikel merupakan soal ilustratif yang dibuat untuk menjelaskan karakter materi. Contoh tersebut bukan soal resmi, bocoran, maupun salinan dari penyelenggaraan TPA Bappenas.
Ringkasan
Soal kuantitatif TPA Bappenas dalam format referensi resmi terbagi menjadi Hitung Menghitung, Deretan Bilangan, Komparasi Kuantitatif, dan Soal Cerita. Komposisinya terdiri dari 25 soal Hitung Menghitung, 25 Deretan Bilangan, 25 Komparasi Kuantitatif, serta 15 Soal Cerita dengan total 90 soal dan alokasi waktu 60 menit. Bappenas Recruitment
Setiap kelompok mengukur kemampuan yang berbeda, mulai dari mengolah angka, mengenali pola, membandingkan dua besaran, hingga menerjemahkan informasi dalam soal cerita menjadi perhitungan. Contoh yang ditampilkan dalam artikel ini bersifat ilustratif sehingga tidak boleh dianggap sebagai soal resmi atau bocoran TPA Bappenas.
Sumber Referensi
- Kementerian PPN/Bappenas — Petunjuk Teknis Instalasi dan Tata Tertib SKBT Tes Potensi Akademik. Dokumen memuat pembagian subtes TPA, kelompok soal, jumlah soal, serta alokasi waktu. Buka dokumen resmi Bappenas Bappenas Recruitment
- JagoTPA — Contoh Soal TPA Bappenas Kenali Verbal, Kuantitatif, Penalaran, dan Pembahasannya. Memuat pembahasan materi dan contoh karakter soal berdasarkan struktur TPA. Buka artikel JagoTPA Jago TPA
- JagoTPA — Soal TPA Bappenas PDF Materi, Contoh Soal, dan Pembahasan. Referensi tambahan mengenai karakter materi kuantitatif dan contoh soal ilustratif. Buka artikel JagoTPA Jago TPA



