Masuk Pascasarjana ITS membutuhkan persiapan yang terarah. Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah persyaratan tes potensi akademik, karena ketentuan nilai dan jenis tes dapat berbeda berdasarkan jalur atau program studi.
Informasi resmi ITS menunjukkan bahwa beberapa program pascasarjana menggunakan TPA/TPKA sebagai salah satu persyaratan. Bahkan, terdapat program yang menetapkan nilai minimum tertentu. Karena itu, calon mahasiswa perlu mengecek persyaratan program studi yang dituju, bukan hanya menggunakan satu patokan untuk seluruh Pascasarjana ITS.
Apa yang Perlu Disiapkan untuk Pascasarjana ITS?

Sebelum fokus mengejar skor TPA, cek terlebih dahulu persyaratan program studi. Beberapa dokumen atau komponen seleksi yang dapat diminta antara lain:
| Komponen | Yang Perlu Diperhatikan |
|---|---|
| Ijazah S1 | Sesuai bidang dan ketentuan program studi |
| Transkrip nilai | Perhatikan IPK minimum |
| TPA/TPKA | Skor minimum mengikuti ketentuan program/jalur |
| TOEFL/kemampuan bahasa Inggris | Ketentuan dapat berbeda |
| Surat rekomendasi | Jika dipersyaratkan |
| Tes masuk | Dapat berupa tes bidang sesuai program studi |
| Wawancara | Mengikuti ketentuan program studi |
ITS sendiri menyediakan informasi penerimaan pascasarjana melalui laman admisi resminya.
Materi TPA yang Perlu Dikuasai

Jangan langsung menghafal ratusan soal. Fokus pada kemampuan yang memang sering menjadi dasar tes potensi akademik.
| Materi | Kemampuan yang Dilatih | Contoh |
|---|---|---|
| Verbal | Memahami hubungan dan makna kata | Sinonim, antonim, analogi |
| Numerik | Mengolah informasi angka | Deret, aritmetika, perbandingan |
| Logika | Menarik kesimpulan | Silogisme, pola, penalaran |
| Analisis | Mengolah informasi | Tabel, hubungan data, pemecahan masalah |
Verbal
Latih kemampuan memahami makna kata, hubungan antarkata, analogi, serta informasi tertulis.
Numerik
Kuasai aritmetika dasar, persentase, perbandingan, pola angka, dan interpretasi data.
Logika
Biasakan mengidentifikasi premis, hubungan sebab-akibat, pola, dan kesimpulan yang dapat dibuktikan berdasarkan informasi soal.
Kunci Meningkatkan Skor TPA

Pahami pola → latihan terukur → evaluasi → ulangi.
Jangan hanya mengerjakan soal sebanyak-banyaknya. Setelah latihan, catat jenis soal yang paling sering salah.
| Masalah | Solusi |
|---|---|
| Banyak salah numerik | Perkuat konsep hitungan dasar |
| Lambat mengerjakan | Latihan menggunakan timer |
| Sulit memahami verbal | Perbanyak latihan kosakata dan bacaan |
| Bingung soal logika | Pelajari pola penalaran |
| Skor tidak meningkat | Evaluasi kesalahan, bukan sekadar menambah soal |
Strategi Belajar Sebelum Seleksi
Gunakan jadwal sederhana agar latihan tidak berantakan.
Senin: verbal
Selasa: numerik
Rabu: logika
Kamis: verbal + numerik
Jumat: logika + analisis
Sabtu: simulasi TPA
Minggu: evaluasi
Saat simulasi, catat skor, waktu pengerjaan, dan jenis kesalahan.
Strategi Saat Mengerjakan TPA
- Baca instruksi sebelum mulai.
- Kerjakan soal yang paling dikuasai.
- Jangan terlalu lama pada satu soal.
- Gunakan eliminasi jika tersedia pilihan jawaban.
- Periksa kembali jawaban jika waktu memungkinkan.
- Prioritaskan akurasi, lalu tingkatkan kecepatan.
Hal yang Sering Membuat Skor Tidak Maksimal
- Hanya menghafal contoh soal.
- Tidak menggunakan batas waktu saat latihan.
- Tidak mengevaluasi jawaban salah.
- Terlalu fokus pada satu jenis materi.
- Baru mulai belajar beberapa hari sebelum tes.
Mini FAQ
- Apakah semua program Pascasarjana ITS memiliki batas TPA yang sama?
Tidak. Ketentuan dapat berbeda menurut program studi atau jalur penerimaan. Cek laman resmi program yang dituju. - Apakah TPA menjadi satu-satunya penentu kelulusan?
Tidak dapat disimpulkan demikian. Seleksi dapat melibatkan persyaratan akademik dan tahapan lain sesuai program studi. - Berapa skor TPA yang harus dicapai?
Tidak ada satu angka yang berlaku untuk semua program. Sebagai contoh, laman resmi ITS mencantumkan minimal 450 untuk TPKA/TPA pada salah satu informasi program magister. - Bagaimana cara meningkatkan skor TPA?
Latihan berdasarkan kategori soal, gunakan simulasi waktu, kemudian evaluasi kesalahan.
Ringkasan
Kunci mendapatkan skor TPA tinggi untuk Pascasarjana ITS bukan sekadar mengerjakan banyak soal. Fokus pada pemahaman materi, latihan terukur, manajemen waktu, dan evaluasi.
Yang paling penting, cek persyaratan resmi program studi yang dituju karena ketentuan TPA/TPKA dan tahapan seleksi dapat berbeda.



