Banyak peserta tes mencari soal cerita TPA Bappenas yang sering keluar karena tipe soal ini sering terasa lebih sulit dibanding hitungan langsung. Dalam soal cerita, peserta tidak hanya diminta menghitung, tetapi juga memahami informasi, memilih data yang relevan, mengubah kalimat menjadi model matematika, lalu menentukan jawaban dengan cepat.
Namun, perlu dipahami sejak awal bahwa tidak ada daftar bocoran resmi soal TPA Bappenas yang dipublikasikan untuk umum. Artikel ini membahas pola latihan soal cerita yang umum dipelajari dalam persiapan TPA, bukan bocoran ujian. Tujuannya agar peserta lebih siap menghadapi soal numerik dan logika berbentuk cerita secara lebih terarah.
Daftar Isi
- 1. Apa Itu Soal Cerita dalam TPA Bappenas?
- 2. Apakah Ada Soal Cerita TPA Bappenas yang Sering Keluar?
- 3. Jenis Soal Cerita yang Perlu Dipelajari
- 4. Contoh Soal Cerita TPA Bappenas dan Pembahasannya
- 5. Strategi Cepat Menjawab Soal Cerita
- 6. Kesalahan Umum Saat Mengerjakan Soal Cerita
- 7. Kesimpulan
- 8. FAQ
- 9. Referensi
Apa Itu Soal Cerita dalam TPA Bappenas?
Soal cerita dalam TPA adalah soal yang menyajikan informasi dalam bentuk narasi. Peserta harus membaca situasi, memahami hubungan angka, lalu menyelesaikan masalah menggunakan penalaran matematika atau logika.
TPA Bappenas sendiri merupakan salah satu tes potensi akademik yang banyak digunakan untuk seleksi akademik, rekrutmen, promosi jabatan, dan kebutuhan pengukuran potensi akademik lainnya. UUOPT Koperasi Pegawai Bappenas disebut sebagai pemegang hak eksklusif penyelenggara Tes TPA Bappenas sejak 2006.
Karena itu, saat membahas soal cerita TPA Bappenas yang sering keluar, peserta sebaiknya fokus pada kemampuan dasar yang diuji, bukan mencari bocoran. Pola soal cerita biasanya berkaitan dengan perbandingan, persentase, umur, kecepatan, pekerjaan bersama, rata-rata, peluang sederhana, dan logika kuantitatif.
Baca juga: Kisi Kisi Soal TPA Bappenas dan Pembahasannya: Materi, Contoh, dan Tips Belajar

Apakah Ada Soal Cerita TPA Bappenas yang Sering Keluar?
Secara resmi, penyelenggara tidak mempublikasikan daftar soal yang pasti keluar. Laman jadwal TPA Bappenas lebih berisi informasi pelaksanaan ujian, penyelenggara, tanggal, batas pendaftaran, lokasi, dan rincian jadwal, termasuk pilihan ujian online maupun offline.
Jadi, istilah soal cerita TPA Bappenas yang sering keluar sebaiknya dipahami sebagai pola latihan yang sering dibahas dalam persiapan TPA, bukan jaminan soal akan muncul sama persis. Peserta tetap perlu mempelajari konsep dasarnya agar bisa menghadapi variasi soal.
Beberapa kampus juga mencantumkan TPA Bappenas sebagai salah satu syarat tes potensi akademik. Misalnya, IPB menyebut TPA dapat diwajibkan bagi pendaftar S2 dengan IPK di bawah ketentuan tertentu, pendaftar S3 dengan IPK di bawah ketentuan tertentu, pendaftar yang jurusan sebelumnya tidak relevan, atau pendaftar dari program studi dengan akreditasi tertentu. UGM juga mencantumkan TPA Bappenas sebagai salah satu sertifikat tes potensi akademik yang dapat digunakan pada beberapa program, dengan skor minimal tertentu sesuai program studi.
Jenis Soal Cerita yang Perlu Dipelajari
1. Soal Persentase
Soal persentase biasanya membahas diskon, kenaikan harga, penurunan jumlah, keuntungan, kerugian, atau perubahan data. Peserta harus cepat mengubah persen menjadi bentuk hitungan sederhana.
2. Soal Perbandingan
Soal perbandingan sering muncul dalam bentuk rasio jumlah orang, pembagian uang, campuran, atau skala. Kuncinya adalah menentukan total bagian dan nilai satu bagian.
3. Soal Kecepatan, Jarak, dan Waktu
Tipe ini menguji hubungan dasar antara jarak, waktu, dan kecepatan. Rumus dasarnya adalah jarak = kecepatan × waktu.
4. Soal Pekerjaan Bersama
Soal pekerjaan bersama membahas beberapa orang atau mesin yang menyelesaikan pekerjaan dalam waktu tertentu. Biasanya, peserta perlu menghitung laju kerja per satuan waktu.
5. Soal Rata-Rata
Soal rata-rata sering muncul dalam cerita nilai, berat, umur, atau data kelompok. Kuncinya adalah memahami jumlah total data, bukan hanya angka rata-rata.
6. Soal Umur
Soal umur biasanya menggunakan selisih usia, perbandingan usia, atau usia beberapa tahun yang lalu dan beberapa tahun mendatang.
7. Soal Logika Kuantitatif
Tipe ini menggabungkan informasi angka dan syarat tertentu. Peserta perlu membuat tabel kecil, diagram, atau catatan singkat agar tidak salah memahami data.
Contoh Soal Cerita TPA Bappenas dan Pembahasannya
Berikut contoh latihan soal cerita TPA Bappenas yang sering keluar dalam persiapan. Soal ini bukan soal resmi, melainkan latihan pola.
Contoh 1: Persentase Diskon
Sebuah buku awalnya dijual seharga Rp120.000. Toko memberikan diskon 25%. Berapa harga buku setelah diskon?
A. Rp75.000
B. Rp80.000
C. Rp90.000
D. Rp95.000
E. Rp100.000
Jawaban: C. Rp90.000
Pembahasan:
Diskon 25% dari Rp120.000 = 25/100 × 120.000 = Rp30.000.
Harga setelah diskon = Rp120.000 – Rp30.000 = Rp90.000.
Contoh 2: Perbandingan
Perbandingan jumlah siswa laki-laki dan perempuan di sebuah kelas adalah 3 : 5. Jika jumlah seluruh siswa 40 orang, berapa jumlah siswa perempuan?
A. 15
B. 20
C. 24
D. 25
E. 30
Jawaban: D. 25
Pembahasan:
Total bagian = 3 + 5 = 8.
Nilai 1 bagian = 40 ÷ 8 = 5.
Jumlah perempuan = 5 bagian × 5 = 25 orang.
Contoh 3: Kecepatan, Jarak, dan Waktu
Sebuah mobil menempuh jarak 180 km dalam waktu 3 jam. Jika kecepatannya tetap, berapa jarak yang ditempuh dalam 5 jam?
A. 240 km
B. 270 km
C. 300 km
D. 320 km
E. 360 km
Jawaban: C. 300 km
Pembahasan:
Kecepatan = jarak ÷ waktu = 180 ÷ 3 = 60 km/jam.
Jarak dalam 5 jam = 60 × 5 = 300 km.
Contoh 4: Pekerjaan Bersama
Andi dapat menyelesaikan sebuah pekerjaan dalam 6 hari. Budi dapat menyelesaikan pekerjaan yang sama dalam 3 hari. Jika mereka bekerja bersama, berapa hari pekerjaan itu selesai?
A. 1 hari
B. 2 hari
C. 3 hari
D. 4 hari
E. 5 hari
Jawaban: B. 2 hari
Pembahasan:
Laju kerja Andi = 1/6 pekerjaan per hari.
Laju kerja Budi = 1/3 pekerjaan per hari.
Jika bersama: 1/6 + 1/3 = 1/6 + 2/6 = 3/6 = 1/2 pekerjaan per hari.
Artinya, pekerjaan selesai dalam 2 hari.
Contoh 5: Rata-Rata
Rata-rata nilai 5 siswa adalah 80. Jika satu siswa tambahan masuk dengan nilai 90, berapa rata-rata baru keenam siswa?
A. 80
B. 81
C. 82
D. 83,33
E. 85
Jawaban: D. 83,33
Pembahasan:
Total nilai 5 siswa = 5 × 80 = 400.
Tambahan nilai = 90.
Total baru = 490.
Rata-rata baru = 490 ÷ 6 = 81,67.
Catatan koreksi pilihan: Jika pilihan yang tersedia tidak memuat 81,67, berarti ada kemungkinan opsi soal tidak tepat. Dalam latihan TPA, kondisi seperti ini mengingatkan peserta untuk tetap menghitung teliti, bukan menyesuaikan jawaban dengan pilihan secara asal.
Contoh 6: Umur
Usia Ayah sekarang 4 kali usia Rani. Lima tahun lagi, usia Ayah menjadi 3 kali usia Rani. Berapa usia Rani sekarang?
A. 5 tahun
B. 10 tahun
C. 15 tahun
D. 20 tahun
E. 25 tahun
Jawaban: B. 10 tahun
Pembahasan:
Misalkan usia Rani sekarang = x.
Usia Ayah sekarang = 4x.
Lima tahun lagi: usia Ayah = 4x + 5, usia Rani = x + 5.
Diketahui: 4x + 5 = 3(x + 5).
4x + 5 = 3x + 15.
x = 10.
Jadi, usia Rani sekarang 10 tahun.
Contoh 7: Campuran
Seorang pedagang mencampur 4 kg kopi jenis A seharga Rp60.000/kg dengan 6 kg kopi jenis B seharga Rp40.000/kg. Berapa harga rata-rata campuran per kg?
A. Rp44.000
B. Rp46.000
C. Rp48.000
D. Rp50.000
E. Rp52.000
Jawaban: C. Rp48.000
Pembahasan:
Total harga kopi A = 4 × 60.000 = Rp240.000.
Total harga kopi B = 6 × 40.000 = Rp240.000.
Total harga = Rp480.000.
Total berat = 10 kg.
Harga rata-rata = Rp480.000 ÷ 10 = Rp48.000/kg.
Contoh 8: Logika Kuantitatif
Dalam sebuah rapat, jumlah peserta pria 12 orang lebih banyak daripada peserta wanita. Jika total peserta 48 orang, berapa jumlah peserta pria?
A. 18
B. 24
C. 30
D. 36
E. 40
Jawaban: C. 30
Pembahasan:
Misalkan peserta wanita = x.
Peserta pria = x + 12.
Total: x + x + 12 = 48.
2x = 36.
x = 18.
Peserta pria = 18 + 12 = 30 orang.
Strategi Cepat Menjawab Soal Cerita
Pertama, baca pertanyaan akhir terlebih dahulu. Dengan cara ini, kamu tahu apa yang dicari sebelum membaca seluruh cerita.
Kedua, tulis angka penting saja. Jangan menyalin seluruh kalimat. Ambil data seperti jumlah, persen, waktu, jarak, rasio, dan syarat khusus.
Ketiga, ubah kalimat menjadi model sederhana. Misalnya “5 tahun lagi” berarti ditambah 5, “3 kali” berarti dikalikan 3, dan “lebih banyak 12” berarti ditambah 12.
Keempat, gunakan perkiraan jika pilihan jawaban berjauhan. Pada soal persentase atau rata-rata, estimasi bisa membantu menyaring opsi yang tidak mungkin.
Kelima, jangan terlalu lama di satu soal. Dalam tes potensi akademik, waktu sangat penting. Jika soal terlalu rumit, tandai dan lanjutkan ke soal lain.
Kesalahan Umum Saat Mengerjakan Soal Cerita
Kesalahan pertama adalah tidak membaca pertanyaan akhir. Peserta kadang menghitung data yang tidak ditanyakan.
Kesalahan kedua adalah salah menerjemahkan kalimat. Misalnya, “A lebih banyak 10 dari B” berbeda dengan “A 10 kali B”.
Kesalahan ketiga adalah lupa satuan. Waktu 30 menit harus diubah menjadi 0,5 jam jika rumus menggunakan jam.
Kesalahan keempat adalah tidak mengecek jawaban akhir. Pada soal umur, perbandingan, atau pekerjaan bersama, jawaban sebaiknya dimasukkan kembali ke cerita untuk memastikan masuk akal.
Kesalahan kelima adalah menghafal rumus tanpa memahami konsep. Soal cerita bisa berubah bentuk, sehingga pemahaman konsep jauh lebih penting daripada hafalan.
Baca juga: Contoh Soal Antonim Sinonim TPA Bappenas dan Pembahasannya untuk Latihan Verbal

Tips Belajar Soal Cerita TPA Bappenas
Untuk menguasai soal cerita TPA Bappenas yang sering keluar, mulailah dari materi dasar. Jangan langsung mengerjakan soal sulit jika persentase, pecahan, perbandingan, dan rata-rata masih lemah.
Buat jadwal belajar bertahap. Misalnya, hari pertama persentase, hari kedua perbandingan, hari ketiga umur, hari keempat kecepatan, hari kelima pekerjaan bersama, lalu akhir pekan simulasi campuran.
Selain itu, cek jadwal resmi TPA Bappenas secara berkala. Laman jadwal Koperasi Bappenas menampilkan pilihan pelaksanaan TPA Bappenas online dan offline beserta tanggal, batas pendaftaran, penyelenggara, dan lokasi. Beberapa jadwal TPA Bappenas Online juga mencantumkan lokasi ujian online di rumah masing-masing, sehingga peserta perlu menyiapkan perangkat dan koneksi dengan baik.
Jika targetmu adalah pendaftaran pascasarjana, cek juga skor minimal dari kampus tujuan. Beberapa program UGM mencantumkan skor TPA Bappenas minimal 450 atau 475 tergantung program. Dengan mengetahui target skor, latihan bisa disesuaikan sejak awal.
Memahami soal cerita TPA Bappenas yang sering keluar akan lebih efektif jika diikuti latihan yang terstruktur. Peserta perlu membiasakan diri membaca cepat, memilih data penting, membuat model hitungan, dan mengevaluasi kesalahan secara rutin.
Agar persiapan lebih terarah, kamu bisa belajar bersama jagotpa.id untuk melatih kemampuan verbal, numerik, logika, dan strategi mengerjakan soal TPA. Dengan latihan yang konsisten, kamu bisa lebih siap menghadapi soal cerita dan mengatur waktu saat tes.
Kesimpulan
Soal cerita TPA Bappenas yang sering keluar sebaiknya dipahami sebagai pola latihan, bukan bocoran soal resmi. Tipe yang perlu dikuasai meliputi persentase, perbandingan, kecepatan, pekerjaan bersama, rata-rata, umur, campuran, dan logika kuantitatif.
Kunci utama mengerjakan soal cerita adalah memahami pertanyaan, mengambil data penting, mengubah kalimat menjadi hitungan, dan mengecek jawaban secara cepat. Dengan latihan rutin dan strategi waktu yang baik, peserta bisa lebih percaya diri menghadapi bagian numerik dan logika dalam TPA Bappenas.
FAQ
Apa itu soal cerita TPA Bappenas?
Soal cerita TPA Bappenas adalah soal berbentuk narasi yang menguji kemampuan memahami informasi, mengolah angka, dan menarik kesimpulan logis.
Apakah soal cerita TPA Bappenas yang sering keluar berarti bocoran resmi?
Tidak. Istilah tersebut lebih tepat dipahami sebagai pola latihan yang sering dipelajari, bukan bocoran soal resmi dari penyelenggara.
Materi apa yang sering muncul dalam soal cerita TPA?
Materi yang perlu dipelajari antara lain persentase, perbandingan, rata-rata, umur, kecepatan, pekerjaan bersama, campuran, dan logika kuantitatif.
Bagaimana cara cepat mengerjakan soal cerita TPA?
Baca pertanyaan akhir, catat angka penting, buat model sederhana, hitung dengan teliti, lalu cek apakah jawaban masuk akal.
Apakah TPA Bappenas bisa dilakukan online?
Ya, pada jadwal tertentu tersedia TPA Bappenas online. Peserta perlu mengecek jadwal resmi, penyelenggara, lokasi, dan ketentuan teknis di laman Koperasi Bappenas.
Referensi
- UUOPT Koperasi Pegawai Bappenas — Unit Usaha Tes TPA Bappenas.
- UUOPT Koperasi Pegawai Bappenas — Jadwal Ujian TPA Bappenas.
- UUOPT Koperasi Pegawai Bappenas — Jadwal TPA Bappenas Online.
- IPB University — Pendaftaran Tes Potensi Akademik Bappenas.
- Universitas Gadjah Mada — Persyaratan Umum Pascasarjana dan Tes Potensi Akademik.
- Universitas Gadjah Mada — Calon Mahasiswa S2 dan Syarat TPA Bappenas.
- Universitas Gadjah Mada — Persyaratan Pendaftaran Program Magister.



