Tes Kemampuanmu! 30 Contoh Soal TPA Bappenas Plus Pembahasan

Tes Kemampuanmu! 30 Contoh Soal TPA Bappenas Plus Pembahasan

30 contoh soal TPA Bappenas berikut mencakup kemampuan verbal, kuantitatif, dan penalaran yang menjadi bagian dari Tes Potensi Akademik. Setiap soal dilengkapi pilihan jawaban, kunci, serta pembahasan singkat agar pembaca dapat memahami hubungan kata, perhitungan, dan penarikan kesimpulan secara tepat.

Kumpulan soal ini disusun berdasarkan kelompok materi dalam dokumen teknis Tes Potensi Akademik Kementerian PPN/Bappenas. Seluruh soal bersifat ilustratif, bukan soal resmi, bocoran, atau salinan soal ujian Bappenas. Materinya dapat digunakan sebagai gambaran bentuk kemampuan yang diuji, sementara ketentuan tes terbaru tetap mengikuti penyelenggara.

Materi yang Tercakup dalam 30 Contoh Soal TPA Bappenas

Tes Potensi Akademik digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir melalui pengolahan informasi bahasa, angka, dan hubungan logis.

Sebagai rujukan resmi, dokumen petunjuk teknis Seleksi Kompetensi Bidang Tambahan (SKBT) TPA Kementerian PPN/Bappenas tahun 2024 mencantumkan tiga kelompok utama, yaitu Verbal, Kuantitatif, dan Penalaran.

Dokumen tersebut juga merinci sejumlah bentuk pertanyaan pada setiap kelompok.

Subtes Cakupan Materi Jumlah Soal
Verbal Kosakata, padanan dan lawan kata, analogi, pemahaman bacaan 10 soal
Kuantitatif Operasi hitung, deret bilangan, perbandingan, soal cerita 10 soal
Penalaran Logika formal, analitis, keruangan, dan logika pernyataan 10 soal
Total Tiga kelompok kemampuan 30 soal
← Geser tabel ke samping untuk melihat seluruh kolom →
Catatan: Pembagian 10 soal pada setiap subtes merupakan susunan contoh soal ilustratif dalam artikel, bukan jumlah soal resmi TPA Bappenas. Struktur dan jumlah soal ujian sebenarnya mengikuti ketentuan penyelenggara.

Pada pelaksanaan SKBT TPA Bappenas tahun 2024, struktur tes terdiri dari 250 soal selama 180 menit. Pembagiannya adalah 90 soal Verbal, 90 Kuantitatif, dan 70 Penalaran.

Namun, struktur tersebut merupakan acuan dokumen tahun 2024, bukan konfirmasi bahwa seluruh sesi TPA Bappenas tahun 2026 menggunakan jumlah soal dan waktu yang sama.

Portal UUOPT Koperasi Pegawai Bappenas masih memuat jadwal TPA Bappenas secara daring maupun luring pada Oktober 2026. Peserta dapat memeriksa ketentuan sesuai sesi yang dipilih melalui portal jadwal TPA Bappenas.

Baca Juga Kumpulan Soal TPA Bappenas untuk Latihan, Cek Jawaban dan Pembahasannya

30 Contoh Soal TPA Bappenas Lengkap dengan Kunci Jawaban

Berikut 30 soal yang dibagi menjadi tiga kelompok agar mudah dibaca dan dikerjakan.

30 Contoh Soal TPA Bappenas

Terdiri dari 10 soal Verbal, 10 soal Kuantitatif, dan 10 soal Penalaran. Semua soal bersifat ilustratif, bukan soal resmi atau bocoran TPA Bappenas.

Klik pertanyaan untuk melihat pilihan jawaban. Klik tombol kunci jawaban untuk membuka pembahasan.

A. Contoh Soal Verbal Soal 1–10
Soal 1 – Sinonim Kata presisi memiliki makna yang paling dekat dengan ….

A. Ketepatan
B. Keraguan
C. Kelambatan
D. Kerumitan

Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: A. Ketepatan

Presisi berkaitan dengan ketepatan atau kecermatan suatu ukuran, tindakan, maupun hasil.

Soal 2 – Antonim Lawan kata sporadis adalah ….

A. Jarang
B. Sewaktu-waktu
C. Teratur
D. Tidak menentu

Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: C. Teratur

Sporadis berarti terjadi sesekali atau tidak teratur. Lawan maknanya adalah teratur.

Soal 3 – Sinonim Makna kata implikasi yang paling tepat adalah ….

A. Penyebab
B. Akibat
C. Rencana
D. Dugaan

Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: B. Akibat

Implikasi merujuk pada konsekuensi atau akibat yang muncul dari suatu tindakan atau keadaan.

Soal 4 – Antonim Lawan kata konvergen adalah ….

A. Menyatu
B. Mendekat
C. Memusat
D. Divergen

Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: D. Divergen

Konvergen berarti menuju satu titik, sedangkan divergen berarti menyebar atau bergerak menjauh.

Soal 5 – Analogi Kata Kompas : Arah = Termometer : ….

A. Cahaya
B. Suhu
C. Tekanan
D. Kecepatan

Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: B. Suhu

Kompas digunakan untuk menunjukkan arah, sedangkan termometer digunakan untuk mengukur suhu.

Soal 6 – Analogi Profesi Arsitek : Bangunan = Komposer : ….

A. Musik
B. Panggung
C. Penonton
D. Mikrofon

Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: A. Musik

Arsitek merancang bangunan, sedangkan komposer menciptakan komposisi musik.

Soal 7 – Kosakata Kata valid dalam konteks data penelitian berarti ….

A. Terkenal
B. Rumit
C. Sah atau dapat diterima
D. Mudah diubah

Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: C. Sah atau dapat diterima

Valid menunjukkan sesuatu yang sah atau memenuhi dasar dan ketentuan yang berlaku.

Soal 8 – Antonim Lawan kata eksplisit adalah ….

A. Jelas
B. Terbuka
C. Langsung
D. Implisit

Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: D. Implisit

Eksplisit berarti dinyatakan secara jelas, sedangkan implisit berarti tersirat.

Soal 9 – Pemahaman Bacaan Tentukan tujuan utama kebijakan perpustakaan berikut.
Perpustakaan kampus memperpanjang jam operasional selama masa ujian. Kebijakan ini dilakukan agar mahasiswa memiliki lebih banyak waktu untuk mengakses ruang belajar dan koleksi buku.

A. Mengurangi jumlah pengunjung
B. Menambah akses mahasiswa terhadap fasilitas belajar
C. Menghapus layanan peminjaman buku
D. Membatasi penggunaan ruang belajar

Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: B. Menambah akses mahasiswa terhadap fasilitas belajar

Kalimat kedua secara langsung menjelaskan tujuan perpanjangan jam operasional perpustakaan.

Soal 10 – Pemahaman Kesimpulan Tentukan kesimpulan yang paling tepat dari bacaan.
Sebagian peserta memilih ujian daring karena tidak perlu datang ke lokasi tes. Namun, peserta tetap harus memenuhi persyaratan perangkat dan koneksi internet yang ditetapkan penyelenggara.

A. Semua peserta wajib mengikuti ujian daring
B. Ujian daring tidak memiliki persyaratan teknis
C. Ujian daring memberi kemudahan lokasi tetapi tetap memiliki ketentuan perangkat
D. Peserta ujian daring tidak memerlukan internet

Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: C. Ujian daring memberi kemudahan lokasi tetapi tetap memiliki ketentuan perangkat

Kesimpulan tersebut sesuai dengan kedua informasi dalam bacaan, tanpa menambahkan asumsi baru.

B. Contoh Soal Kuantitatif Soal 11–20
Soal 11 – Persentase Berapakah 18% dari 250?

A. 35
B. 40
C. 45
D. 50

Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: C. 45

18% × 250 = (18 ÷ 100) × 250 = 45.

Soal 12 – Pecahan Nilai 3/4 dari 160 adalah ….

A. 100
B. 110
C. 115
D. 120

Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: D. 120

160 ÷ 4 = 40, kemudian 40 × 3 = 120.

Soal 13 – Deret Bilangan 4, 9, 16, 25, 36, ….

A. 42
B. 45
C. 49
D. 54

Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: C. 49

Deret merupakan kuadrat bilangan 2, 3, 4, 5, dan 6. Angka berikutnya adalah 7² = 49.

Soal 14 – Pola Angka 2, 6, 12, 20, 30, ….

A. 38
B. 40
C. 42
D. 44

Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: C. 42

Selisih antarangka adalah 4, 6, 8, dan 10. Selisih berikutnya 12 sehingga 30 + 12 = 42.

Soal 15 – Persamaan Linear Jika 4x − 9 = 35, nilai x adalah ….

A. 9
B. 10
C. 11
D. 12

Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: C. 11

4x = 35 + 9 = 44 sehingga x = 44 ÷ 4 = 11.

Soal 16 – Rata-Rata Rata-rata dari 68, 72, 80, dan 92 adalah ….

A. 76
B. 78
C. 80
D. 82

Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: B. 78

Jumlah seluruh nilai adalah 312. Rata-rata = 312 ÷ 4 = 78.

Soal 17 – Perbandingan Perbandingan peserta laki-laki dan perempuan adalah 4 : 7. Jika total 99 orang, berapa jumlah peserta perempuan?

A. 36
B. 45
C. 54
D. 63

Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: D. 63

Total bagian 4 + 7 = 11. Setiap bagian bernilai 99 ÷ 11 = 9. Jumlah perempuan = 7 × 9 = 63.

Soal 18 – Jarak dan Waktu Kendaraan melaju 72 km/jam selama 2,5 jam. Berapa jarak yang ditempuh?

A. 144 km
B. 162 km
C. 180 km
D. 200 km

Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: C. 180 km

Jarak = kecepatan × waktu = 72 × 2,5 = 180 km.

Soal 19 – Diskon Sebuah tas seharga Rp240.000 mendapat diskon 15%. Berapa harga setelah diskon?

A. Rp196.000
B. Rp200.000
C. Rp204.000
D. Rp216.000

Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: C. Rp204.000

Diskon = 15% × Rp240.000 = Rp36.000. Harga akhir = Rp240.000 − Rp36.000 = Rp204.000.

Soal 20 – Komparasi Kuantitatif Diketahui A = 3³ + 5 dan B = 4² + 17. Tentukan hubungan kedua nilai.

A. A lebih besar daripada B
B. A lebih kecil daripada B
C. A sama dengan B
D. Tidak dapat ditentukan

Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: B. A lebih kecil daripada B

A = 27 + 5 = 32. B = 16 + 17 = 33. Jadi, A lebih kecil daripada B.

C. Contoh Soal Penalaran Soal 21–30
Soal 21 – Logika Formal Jika kartu akses valid, maka pintu dapat dibuka. Ternyata pintu tidak dapat dibuka. Apa kesimpulannya?

A. Kartu akses valid
B. Kartu akses tidak valid
C. Pintu selalu terkunci
D. Semua kartu tidak valid

Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: B. Kartu akses tidak valid

Bentuk logikanya P → Q dan tidak Q, sehingga tidak P. Kesimpulan mengikuti premis yang diberikan.

Soal 22 – Silogisme Semua pustakawan teliti. Sebagian relawan adalah pustakawan. Apa kesimpulannya?

A. Semua relawan teliti
B. Tidak ada relawan teliti
C. Sebagian relawan teliti
D. Semua pustakawan adalah relawan

Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: C. Sebagian relawan teliti

Sebagian relawan termasuk pustakawan. Karena semua pustakawan teliti, sebagian relawan pasti teliti.

Soal 23 – Urutan Waktu Rani tiba sebelum Siska. Siska tiba sebelum Tia. Siapa yang tiba paling akhir?

A. Rani
B. Siska
C. Tia
D. Tidak dapat ditentukan

Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: C. Tia

Urutannya Rani → Siska → Tia. Jadi, Tia tiba paling akhir.

Soal 24 – Penarikan Kesimpulan Jika hujan turun, halaman menjadi basah. Saat ini halaman terlihat basah. Apa kesimpulannya?

A. Pasti sedang hujan
B. Hujan tidak mungkin turun
C. Semua halaman selalu basah
D. Penyebab halaman basah belum dapat dipastikan

Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: D. Penyebab halaman basah belum dapat dipastikan

Halaman basah tidak selalu disebabkan hujan. Bisa terdapat penyebab lain sehingga informasi awal belum cukup untuk memastikan penyebabnya.

Soal 25 – Penalaran Arah Seseorang menghadap timur. Ia berbelok kiri, kemudian kanan, lalu kanan sekali lagi. Arah akhirnya adalah ….

A. Utara
B. Selatan
C. Timur
D. Barat

Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: B. Selatan

Timur → kiri menjadi utara → kanan menjadi timur → kanan menjadi selatan.

Soal 26 – Penalaran Kalender Jika hari ini Senin, hari apakah 45 hari kemudian?

A. Rabu
B. Kamis
C. Jumat
D. Sabtu

Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: B. Kamis

45 dibagi 7 menyisakan 3 hari. Tiga hari setelah Senin adalah Kamis.

Soal 27 – Urutan Posisi Bima berada di sebelah kiri Dina. Sari berada di sebelah kanan Dina. Siapa yang duduk di tengah?

A. Bima
B. Dina
C. Sari
D. Tidak dapat ditentukan

Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: B. Dina

Susunan yang memenuhi kedua kondisi adalah Bima – Dina – Sari.

Soal 28 – Silogisme Semua peserta kelas A mengikuti seminar. Tidak ada peserta seminar yang datang terlambat. Apa kesimpulannya?

A. Semua peserta kelas A datang terlambat
B. Sebagian peserta kelas A terlambat
C. Tidak ada peserta kelas A yang datang terlambat
D. Semua peserta seminar berasal dari kelas A

Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: C. Tidak ada peserta kelas A yang datang terlambat

Seluruh peserta kelas A mengikuti seminar. Karena tidak ada peserta seminar terlambat, maka tidak ada peserta kelas A yang terlambat.

Soal 29 – Pola Simbol Perhatikan urutan ▲, ▶, ▼, ◀, ▲, …. Simbol berikutnya adalah ….

A. ▲
B. ▶
C. ▼
D. ◀

Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: B. ▶

Arah segitiga berputar 90 derajat searah jarum jam: atas, kanan, bawah, kiri, lalu kembali ke atas. Simbol berikutnya mengarah ke kanan.

Soal 30 – Logika Pernyataan Seseorang mendapatkan akses khusus jika dan hanya jika namanya terdaftar. Nama Damar tidak terdaftar. Apa kesimpulannya?

A. Damar mendapatkan akses khusus
B. Damar mungkin sudah mendapatkan akses khusus
C. Semua orang tidak mendapatkan akses
D. Damar tidak mendapatkan akses khusus

Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: D. Damar tidak mendapatkan akses khusus

Pernyataan jika dan hanya jika menunjukkan dua kondisi yang saling mensyaratkan. Karena nama Damar tidak terdaftar, ia tidak memenuhi syarat memperoleh akses khusus.

Selesai! Kamu sudah melihat 30 contoh soal TPA Bappenas.

Hitung jumlah jawaban yang benar dari 30 soal untuk mengetahui hasil pengerjaan. Skor ini hanya menggambarkan penguasaan terhadap soal ilustratif dan bukan nilai resmi TPA Bappenas.

Catatan: Semua pertanyaan di bawah dibuat khusus sebagai contoh ilustratif. Soal ini tidak berasal dari naskah ujian resmi dan tidak dapat digunakan untuk memprediksi pertanyaan yang pasti muncul. kondisi yang saling mensyaratkan. Karena nama Damar tidak terdaftar, ia tidak memenuhi syarat memperoleh akses khusus.

Baca Juga Soal TPA Bappenas PDF, Materi, Contoh Soal, dan Pembahasan

Hasil Pengerjaan 30 Soal dan Perbedaannya dengan Skor Resmi

Setelah seluruh pertanyaan dikerjakan, jumlah jawaban benar dapat digunakan untuk melihat penguasaan pada setiap kelompok materi.

Sebagai contoh, jika seseorang menjawab benar 8 soal Verbal, 7 soal Kuantitatif, dan 9 soal Penalaran, total jawabannya adalah 24 dari 30 soal.

Nilai persentasenya adalah:

24 ÷ 30 × 100% = 80%.

Namun, 80% tersebut hanya hasil pengerjaan contoh soal dalam artikel, bukan skor TPA Bappenas resmi.

Skor sertifikat TPA Bappenas diterbitkan berdasarkan mekanisme penilaian penyelenggara. Tidak tersedia rumus konversi publik yang dapat digunakan untuk memastikan bahwa jumlah jawaban benar tertentu menghasilkan satu nilai sertifikat yang sama pada semua pelaksanaan.

Pembaca dapat memeriksa hasilnya berdasarkan tiga bagian:

  • Verbal: kesalahan pada makna kata, hubungan kata, atau kesimpulan bacaan.
  • Kuantitatif: kesalahan pada perhitungan, pola angka, dan penerjemahan soal cerita.
  • Penalaran: kesalahan pada hubungan premis, urutan, posisi, atau pengambilan kesimpulan.

Pembagian tersebut membantu menunjukkan kelompok kemampuan yang perlu lebih diperhatikan tanpa menyamakan hasil simulasi dengan sertifikat resmi.

Untuk mengikuti pelaksanaan TPA yang sebenarnya, informasi sesi dan penyelenggara dapat diperiksa pada jadwal resmi TPA Bappenas. Jadwal serta ketentuan ujian dapat berubah mengikuti penyelenggara dan lokasi tes.

Baca Juga Mulai dari Verbal sampai Penalaran, Latihan Soal TPA Bappenas Ini Lengkap dengan Pembahasan

MIni FAQ

Materi apa saja yang terdapat dalam 30 contoh soal TPA Bappenas?

Ketiga kelompok materi adalah Verbal, Kuantitatif, dan Penalaran. Artikel ini menyediakan masing-masing 10 soal, lengkap dengan pilihan jawaban dan pembahasan.

Apakah 30 contoh soal TPA Bappenas ini merupakan soal resmi?

Tidak. Seluruh 30 soal bersifat ilustratif dan dibuat untuk menggambarkan kemampuan yang diuji dalam TPA. Soal tersebut bukan soal resmi, bocoran, atau salinan pertanyaan dari penyelenggara Bappenas.

Berapa jumlah soal TPA Bappenas yang sebenarnya?

Dokumen teknis SKBT TPA Kementerian PPN/Bappenas tahun 2024 mencantumkan 250 soal, terdiri dari 90 Verbal, 90 Kuantitatif, dan 70 Penalaran. Jumlah tersebut merupakan acuan format tahun 2024, bukan jaminan format seluruh sesi tahun 2026.

Berapa lama waktu pengerjaan TPA Bappenas?

Pada format SKBT TPA Bappenas tahun 2024, waktu yang dialokasikan adalah 180 menit atau tiga jam. Durasi ujian terbaru perlu dipastikan melalui petunjuk penyelenggara sesuai jadwal tes yang diikuti.

Jenis soal apa saja yang termasuk dalam tes verbal?

Kelompok verbal pada dokumen teknis Bappenas meliputi kosakata, padanan dan lawan kata, analogi verbal, serta pemahaman bacaan.

Apa saja jenis soal kuantitatif TPA Bappenas?

Materi kuantitatif meliputi hitung menghitung, deret bilangan, komparasi kuantitatif, dan soal cerita sesuai struktur referensi SKBT TPA Bappenas tahun 2024.

Materi penalaran TPA Bappenas meliputi apa saja?

Bagian penalaran mencakup logika formal, penalaran analitis, penalaran keruangan, dan penalaran logis dalam dokumen teknis resmi yang dijadikan acuan.

Apakah hasil benar 24 dari 30 soal bisa diubah menjadi skor sertifikat?

Tidak secara langsung. Jawaban benar 24 dari 30 soal berarti 80% pada kumpulan soal ini. Angka tersebut bukan skor resmi TPA Bappenas, karena hasil sertifikat mengikuti sistem penilaian penyelenggara.

Apakah skor minimum TPA Bappenas sama untuk semua kampus?

Tidak. Setiap perguruan tinggi atau program studi dapat menetapkan skor minimum yang berbeda sesuai ketentuan penerimaan masing-masing.

Di mana melihat jadwal TPA Bappenas 2026?

Jadwal tes daring dan luring dapat diperiksa melalui portal UUOPT Koperasi Pegawai Bappenas. Pilih jadwal yang tersedia dan baca ketentuan penyelenggara sebelum mendaftar.

Ringkasan

30 contoh soal TPA Bappenas dalam artikel ini terdiri dari 10 soal Verbal, 10 soal Kuantitatif, dan 10 soal Penalaran. Seluruh pertanyaan dilengkapi kunci jawaban serta pembahasan untuk memperjelas cara memperoleh jawaban yang tepat.

Pembagian materi tersebut mengacu pada tiga subtes dalam dokumen teknis SKBT TPA Kementerian PPN/Bappenas tahun 2024. Dokumen tersebut mencantumkan format 250 soal selama 180 menit, tetapi tidak dapat dijadikan kepastian jumlah soal untuk semua pelaksanaan tahun 2026.

Sumber Referensi

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn

Table of Contents

On Key

Related Posts

Penasaran Pilihannya Jurusan S2 UI 20262027 di Berbagai Fakultas

Penasaran Pilihannya? Jurusan S2 UI 2026/2027 di Berbagai Fakultas

Jurusan S2 UI 2026/2027 tersedia dalam berbagai bidang ilmu, mulai dari teknik, kesehatan, ekonomi, hukum, psikologi, hingga ilmu komputer. Universitas Indonesia menyediakan pilihan program Magister bagi lulusan Sarjana yang ingin memperdalam keilmuan melalui pendidikan pascasarjana. Berdasarkan daftar resmi SIMAK UI, program Magister tersebar di berbagai fakultas dan sekolah pascasarjana. Namun, tidak semua program otomatis membuka penerimaan pada setiap gelombang. Berikut daftar jurusan S2 UI berdasarkan fakultas, pilihan program yang tersedia, serta informasi penerimaan terbarunya. Daftar Jurusan S2 UI 2026/2027 Berdasarkan Fakultas Universitas Indonesia menyediakan berbagai program Magister melalui fakultas dan unit akademik yang memiliki bidang keilmuan berbeda. Pilihannya mencakup rumpun kesehatan, sains dan teknologi, sosial humaniora, hingga bidang multidisiplin. Daftar berikut mengacu pada halaman resmi Program S2 (Magister) SIMAK UI yang memuat program studi beserta fakultas penyelenggaranya. Fakultas atau Unit Akademik Pilihan Jurusan S2 UI Kedokteran Ilmu Biomedik, Ilmu Gizi, Kedokteran Kerja, Pendidikan Kedokteran Kedokteran Gigi Ilmu Kedokteran Gigi Dasar, Ilmu Kedokteran Gigi Komunitas FMIPA Matematika, Ilmu Fisika, Fisika Medis, Ilmu Kimia, Biologi, Ilmu Kelautan, Geografi, Ilmu Bahan-bahan/Material Teknik Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Industri, Teknik Kimia, Teknik Lingkungan, Arsitektur, dan program teknik lainnya Hukum Ilmu Hukum, Kenotariatan Ekonomi dan Bisnis Ilmu Ekonomi, Ilmu Manajemen, Magister Manajemen, Ilmu Akuntansi, Magister Akuntansi, dan program ekonomi lainnya Ilmu Pengetahuan Budaya Arkeologi, Filsafat, Ilmu Perpustakaan, Ilmu Linguistik, Ilmu Susastra, Ilmu Sejarah, Asia Timur, Asia Tenggara Psikologi Psikologi, Psikologi Terapan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Ilmu Komunikasi, Ilmu Politik, Sosiologi, Kriminologi, Ilmu Kesejahteraan Sosial, Antropologi, Ilmu Hubungan Internasional Kesehatan Masyarakat Ilmu Kesehatan Masyarakat, Administrasi Rumah Sakit, Epidemiologi, Keselamatan dan Kesehatan Kerja Ilmu Komputer Ilmu Komputer, Teknologi Informasi Ilmu Keperawatan Ilmu Keperawatan Farmasi Ilmu Kefarmasian, Herbal Ilmu Administrasi Ilmu Administrasi, Kebijakan Publik dan Governansi Pendidikan Vokasi Industri Kreatif (Magister Terapan) Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan Ilmu Lingkungan, Manajemen Bencana, Kajian Ketahanan Nasional, Kajian Gender, Kajian Pengembangan Perkotaan, dan program kajian lainnya Catatan: Tabel merupakan ringkasan program studi, bukan daftar seluruh konsentrasi atau pilihan kelas. Daftar lengkap tersedia pada halaman resmi Program S2 Universitas Indonesia. Berdasarkan daftar tersebut, jurusan S2 UI tidak hanya terbatas pada bidang akademik yang sama dengan pendidikan Sarjana. Universitas Indonesia juga memiliki sejumlah program multidisiplin yang menggabungkan beberapa bidang ilmu. Namun, calon mahasiswa harus memperhatikan ketentuan penerimaan masing-masing program. Beberapa jurusan dapat menetapkan latar belakang pendidikan tertentu sebagai syarat pendaftaran. Selain itu, terdapat perbedaan antara program Magister akademik dan Magister Terapan. Pada daftar resmi SIMAK UI, Industri Kreatif berada dalam kategori Magister Terapan di bawah Pendidikan Vokasi. Dengan demikian, pemilihan jurusan perlu memperhatikan nama resmi program studi, jenjang pendidikan, serta ketentuan akademik yang diterbitkan fakultas. Baca juga Biaya Pendaftaran SIMAK UI S2 dan Rincian Pembayarannya Pilihan Jurusan S2 UI Bidang Teknik, Ekonomi, dan Ilmu Komputer Beberapa bidang studi Magister UI memiliki pilihan program yang berkaitan erat dengan pengembangan teknologi, pengelolaan organisasi, ekonomi, dan berbagai kebutuhan profesional. Berikut rincian program berdasarkan daftar resmi SIMAK UI. Jurusan S2 Fakultas Teknik UI Fakultas Teknik Universitas Indonesia menyediakan sejumlah program Magister, antara lain: Program-program tersebut memiliki fokus keilmuan yang berbeda. Teknik Sipil berkaitan dengan bidang rekayasa sipil, sedangkan Teknik Elektro mencakup disiplin ketenagalistrikan dan teknologi elektro sesuai kurikulum program. Sementara itu, Teknik Industri mempelajari bidang rekayasa sistem industri, dan Perencanaan Wilayah dan Kota berhubungan dengan kajian pengembangan serta perencanaan ruang. Jurusan S2 Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI FEB UI memiliki beberapa pilihan program Magister dengan fokus keilmuan yang berbeda, yaitu: Perbedaan nama program perlu diperhatikan karena Ilmu Manajemen dan Magister Manajemen merupakan dua program studi yang tercantum secara terpisah dalam daftar resmi UI. Hal serupa juga berlaku untuk Ilmu Akuntansi dan Magister Akuntansi. Masing-masing program dapat memiliki kurikulum, ketentuan kelas, serta persyaratan penerimaan yang tidak sama. Jurusan S2 Fakultas Ilmu Komputer UI Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia menawarkan dua program Magister yang tercantum pada halaman resmi penerimaan, yaitu: Keduanya berada dalam rumpun komputasi, tetapi memiliki fokus pendidikan yang berbeda sesuai kurikulum dan tujuan program. Karena itu, calon mahasiswa sebaiknya memeriksa deskripsi akademik masing-masing program sebelum memilih jurusan pada portal pendaftaran. Baca juga 20+ Soal SIMAK UI Pascasarjana 2026 Lengkap dengan Jawaban dan Pembahasan Jurusan S2 UI Bidang Kesehatan, Hukum, Sosial, dan Psikologi Selain jurusan teknik dan ekonomi, Universitas Indonesia memiliki banyak pilihan Magister untuk bidang kesehatan, ilmu sosial, hukum, serta psikologi. Program-program tersebut tersedia melalui fakultas yang memiliki disiplin ilmu dan ketentuan akademik masing-masing. Jurusan S2 Bidang Kesehatan Pada rumpun kesehatan, UI menyediakan program Magister melalui Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi, Kesehatan Masyarakat, Ilmu Keperawatan, dan Farmasi. Beberapa pilihan programnya meliputi: Setiap program memiliki sasaran pendidikan berbeda. Misalnya, Epidemiologi berkaitan dengan kajian distribusi dan faktor yang memengaruhi masalah kesehatan, sementara Administrasi Rumah Sakit berfokus pada pengelolaan organisasi serta layanan rumah sakit. Calon mahasiswa perlu memeriksa persyaratan latar belakang pendidikan pada masing-masing program, terutama untuk bidang kesehatan yang memiliki ketentuan akademik khusus. Jurusan S2 Fakultas Hukum UI Fakultas Hukum Universitas Indonesia memiliki dua program Magister yang tercantum dalam daftar SIMAK UI, yaitu Ilmu Hukum dan Kenotariatan. Kedua program ini tidak dapat disamakan karena memiliki orientasi akademik dan ketentuan pendidikan berbeda. Program Kenotariatan juga berkaitan dengan persyaratan profesi yang diatur secara khusus. Karena itu, calon peserta harus memastikan kualifikasi pendidikan sebelumnya sesuai persyaratan penerimaan. Jurusan S2 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UI FISIP UI menyediakan sejumlah program Magister, meliputi: Pilihan tersebut mencakup kajian masyarakat, kebijakan, komunikasi, hubungan antarnegara, serta berbagai fenomena sosial. Jurusan S2 Fakultas Psikologi UI Pada Fakultas Psikologi terdapat dua program Magister, yaitu Psikologi dan Psikologi Terapan. Keduanya tercantum sebagai program S2 pada daftar resmi SIMAK UI. Calon mahasiswa perlu membedakan program Magister tersebut dari pendidikan profesi psikolog, karena nama program, tujuan pendidikan, dan ketentuan kelulusannya tidak sama. Baca juga Kumpulan Soal SIMAK UI Pascasarjana dan Pembahasan Lengkap Jurusan S2 UI yang Bisa Dipilih pada Penerimaan 2026/2027 Daftar program Magister Universitas Indonesia menjadi rujukan untuk mengetahui pilihan jurusan. Namun, keberadaan suatu program pada katalog akademik tidak selalu berarti program tersebut menerima mahasiswa baru pada setiap periode pendaftaran. Universitas Indonesia menyelenggarakan penerimaan pascasarjana melalui jalur SIMAK UI. Calon mahasiswa perlu memeriksa ketersediaan program studi ketika gelombang penerimaan berlangsung. Untuk Tahun Akademik 2026/2027, SIMAK UI membuka penerimaan

Jangan Salah Langkah! Cara Daftar SIMAK UI 2026 Secara Online

Jangan Salah Langkah! Cara Daftar SIMAK UI 2026 Secara Online

Cara daftar SIMAK UI 2026 dilakukan secara online melalui portal penerimaan mahasiswa Universitas Indonesia. Jalur seleksi mandiri ini tersedia untuk sejumlah jenjang pendidikan, mulai dari Sarjana dan Vokasi hingga Magister, Profesi, Spesialis, dan Doktor, dengan jadwal serta persyaratan yang berbeda. Berdasarkan informasi resmi Universitas Indonesia, pendaftaran SIMAK Pascasarjana Gelombang 3 Tahun Akademik 2026/2027 berlangsung pada 28 September–23 Oktober 2026. Sementara itu, pendaftaran SIMAK Sarjana dan Vokasi 2026 telah berakhir. Berikut panduan membuat akun, mengisi formulir, membayar biaya pendaftaran, dan memeriksa jadwal ujian. Link Resmi dan Cara Daftar SIMAK UI 2026 Secara Online Universitas Indonesia menggunakan portal penerimaan mahasiswa untuk pengelolaan pendaftaran jalur SIMAK UI. Melalui sistem ini, calon mahasiswa dapat memilih program yang tersedia, melengkapi data diri, dan mengikuti prosedur administrasi sesuai petunjuk. Pendaftaran dilakukan melalui website resmi berikut. Portal pendaftaran: https://enrollment.ui.ac.id/ Website informasi SIMAK UI: https://simak.ui.ac.id/ Portal pendaftaran digunakan untuk mengakses proses registrasi, sedangkan website SIMAK UI menyediakan jadwal, persyaratan, biaya, dan pengumuman seleksi. Berikut tahapan cara daftar SIMAK UI yang perlu diikuti. Membuat Akun Pendaftaran Sistem penerimaan UI dapat memperbarui metode autentikasi dan tampilan menu. Karena itu, ikuti petunjuk terbaru yang muncul pada portal resmi. Memilih Program Studi Setelah berhasil masuk, calon mahasiswa dapat memilih jalur penerimaan yang sedang dibuka sesuai jenjang pendidikan. Pastikan program studi dipilih berdasarkan persyaratan masing-masing jalur. Tidak semua program studi tersedia pada seluruh gelombang penerimaan. Mengisi Formulir Pendaftaran Peserta perlu melengkapi informasi yang diminta dalam sistem, antara lain: Setiap data harus diperiksa sebelum formulir dikonfirmasi. Ketidaksesuaian identitas dapat menimbulkan kendala ketika mengikuti seleksi atau melakukan registrasi ulang. Mengunggah Dokumen Unggah pasfoto dan dokumen lain yang diminta portal sesuai persyaratan program. Dalam FAQ resmi SIMAK UI, tidak terdapat ketentuan warna latar foto tertentu. Foto harus menampilkan wajah secara jelas, menggunakan pakaian rapi, dan memenuhi aturan umum pasfoto. Ketentuan ukuran berkas, jenis dokumen, dan format unggahan mengikuti informasi yang ditampilkan pada akun pendaftaran. Membayar Biaya Pendaftaran Setelah menyelesaikan tahapan formulir yang dipersyaratkan, peserta perlu mengikuti instruksi pembayaran dari portal penerimaan. Gunakan nominal dan identitas pembayaran yang diberikan sistem. Jangan melakukan transfer ke rekening pribadi atau pihak yang tidak tercantum dalam petunjuk resmi UI. Memeriksa Status Pendaftaran Peserta perlu memastikan pembayaran telah tercatat dan seluruh tahapan administrasi telah selesai. Selanjutnya, periksa informasi ujian, termasuk jadwal, ketentuan perangkat, dan dokumen peserta sesuai instruksi yang tersedia pada akun. Baca juga Soal SIMAK UI Pascasarjana 2026 Lengkap dengan Jawaban dan Pembahasan Syarat dan Dokumen Pendaftaran SIMAK UI Syarat pendaftaran SIMAK UI berbeda berdasarkan jenjang pendidikan yang dipilih. Pelamar Sarjana dan Vokasi harus memenuhi ketentuan pendidikan menengah, sedangkan peserta Pascasarjana harus memiliki kualifikasi pendidikan sebelumnya sesuai program tujuan. Selain memenuhi persyaratan akademik, calon mahasiswa perlu mengikuti ketentuan administratif yang ditetapkan Universitas Indonesia. Berikut gambaran dokumen dan persyaratan berdasarkan jenjang pendidikan. Jenjang Persyaratan Umum Sarjana dan Vokasi Lulusan SMA/MA/SMK atau sederajat sesuai ketentuan jalur Sarjana Kelas Internasional Memenuhi persyaratan akademik serta ketentuan khusus program Sarjana RPL Memenuhi persyaratan pendidikan dan rekognisi pembelajaran lampau Magister Lulusan S1/D-IV atau pendidikan setara sesuai persyaratan program Profesi Memenuhi kualifikasi pendidikan yang ditetapkan program profesi Doktor Memenuhi kualifikasi pendidikan sebelumnya sesuai ketentuan program Tabel tersebut menggambarkan persyaratan pendidikan secara umum. Ketentuan mengenai lulusan yang dapat mendaftar, nilai akademik, kemampuan bahasa, dan dokumen tambahan mengikuti persyaratan masing-masing program studi. Dalam FAQ resmi SIMAK UI, calon mahasiswa Pascasarjana diperbolehkan menggunakan Surat Keterangan Lulus (SKL) pada proses pendaftaran. Jika menggunakan SKL, kolom nomor ijazah dapat diisi dengan nomor SKL sebagaimana dijelaskan UI. Namun, penggunaan SKL harus tetap memperhatikan persyaratan program yang dipilih dan kewajiban melengkapi dokumen ketika proses registrasi mahasiswa baru. Beberapa program juga dapat menetapkan ketentuan tambahan, misalnya dokumen akademik, bukti kemampuan bahasa, atau persyaratan khusus fakultas. Karena itu, calon mahasiswa perlu membaca halaman program studi tujuan pada sistem penerimaan sebelum menyelesaikan pendaftaran. Baca juga Soal SIMAK UI Pascasarjana dan Pembahasan Lengkap Jadwal Pendaftaran SIMAK UI 2026/2027 Berdasarkan Jalur Universitas Indonesia menetapkan jadwal seleksi yang berbeda berdasarkan jenjang dan jenis penerimaan. Untuk Tahun Akademik 2026/2027, SIMAK Sarjana Reguler dan Vokasi dilaksanakan pada pertengahan tahun 2026. Sementara itu, penerimaan Pascasarjana diselenggarakan dalam beberapa gelombang. Berikut jadwal berdasarkan informasi resmi SIMAK UI. Jalur SIMAK UI Pendaftaran Ujian S1 Reguler dan Vokasi 8 Mei–5 Juni 2026 13–14 Juni 2026 S1 Kelas Internasional Gelombang 1 2 Maret–2 April 2026 12 April 2026 S1 Kelas Internasional Gelombang 2 4–30 Mei 2026 7 Juni 2026 S1 RPL 4–30 Mei 2026 7 Juni 2026 Pascasarjana Gelombang 1 23 Februari–2 April 2026 12 April 2026 Pascasarjana Gelombang 2 4–30 Mei 2026 7 Juni 2026 Pascasarjana Gelombang 3 28 September–23 Oktober 2026 1 November 2026 Per 20 Oktober 2026, pendaftaran yang masih berlangsung dalam jadwal tersebut adalah SIMAK Pascasarjana Gelombang 3, dengan batas pendaftaran pada 23 Oktober 2026. Pengumuman hasil seleksi Pascasarjana Gelombang 3 dijadwalkan pada 4 Desember 2026. Peserta yang ingin mendaftar untuk periode penerimaan berikutnya perlu memeriksa pembaruan resmi. Jadwal tahun 2026 tidak otomatis berlaku untuk penerimaan 2027. Universitas Indonesia juga dapat mengeluarkan penyesuaian jadwal ujian, simulasi, atau ketentuan teknis. Perubahan tersebut diumumkan melalui website dan kanal resmi UI. Baca juga Soal SIMAK UI PKA 2026 Beserta Pembahasan Verbal, Kuantitatif, dan Logika Biaya Pendaftaran SIMAK UI 2026/2027 Calon mahasiswa perlu membayar biaya pendaftaran sesuai jenis seleksi yang dipilih. Universitas Indonesia telah menetapkan tarif melalui Keputusan Rektor Nomor 112/SK/R/UI/2026 tentang Penetapan Tarif Biaya Pendaftaran Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027. Biaya tersebut berlaku untuk mengikuti proses seleksi, bukan pembayaran uang kuliah setelah diterima. Berikut rincian biaya pendaftaran yang tercantum dalam keputusan rektor. Jenis Seleksi Biaya Pendaftaran SIMAK Sarjana dan Vokasi Rp650.000 SIMAK S1 Kelas Internasional Rp1.800.000 SIMAK S1 RPL Rp900.000 SIMAK Magister (S2) Rp1.350.000 SIMAK Program Profesi Rp1.350.000 SIMAK Spesialis dan Subspesialis Rp1.650.000 SIMAK Doktor (S3) Rp1.650.000 Tarif tersebut mengikuti keputusan resmi UI untuk Tahun Akademik 2026/2027. Calon mahasiswa harus memastikan jenis seleksi yang dipilih karena biaya pendaftaran tidak sama pada seluruh jenjang. Sebagai contoh, peserta SIMAK Magister perlu membayar Rp1.350.000, sedangkan pendaftar SIMAK Sarjana dan Vokasi dikenakan biaya Rp650.000. Setelah dinyatakan lulus seleksi, mahasiswa baru harus mengikuti proses registrasi serta pembayaran biaya pendidikan sesuai program yang diterima. Untuk jalur Sarjana dan Vokasi mandiri, UI

Jangan Asal Jawab! Pembahasan Soal SIMAK UI 2026 yang Mudah Dipahami

Cara Efektif Meningkatkan Skor dengan Pembahasan Soal Simak UI

Pembahasan soal SIMAK UI membantu calon mahasiswa memahami penyelesaian soal Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, serta kemampuan verbal, kuantitatif, dan logika. Pada ujian SIMAK UI 2026, materi yang diujikan berbeda antara jalur Sarjana dan Vokasi dengan Pascasarjana, sehingga contoh pertanyaan perlu disesuaikan dengan jenjang tujuan. Universitas Indonesia telah memublikasikan struktur ujian Sarjana dan Vokasi 2026 serta ketentuan terbaru Pascasarjana Gelombang 3 Tahun Akademik 2026/2027. Artikel ini menyajikan 18 contoh soal ilustratif lengkap dengan kunci jawaban dan pembahasan, disertai informasi jumlah soal, waktu pengerjaan, dan sistem penilaian resmi UI. Materi SIMAK UI 2026 Berdasarkan Jenjang Pendidikan SIMAK UI merupakan seleksi masuk yang diselenggarakan Universitas Indonesia untuk berbagai jenjang pendidikan. Materi yang digunakan tidak selalu sama karena masing-masing jalur memiliki jenis ujian dan tujuan pengukuran kemampuan yang berbeda. Pada seleksi Sarjana dan Vokasi 2026, peserta mengikuti kelompok ujian Kemampuan Dasar dan Skolastik. Sementara itu, ujian Pascasarjana mencakup Pengukuran Kemampuan Akademik (PEKA) dan Bahasa Inggris. Materi Sarjana dan Vokasi SIMAK UI 2026 Berdasarkan pengumuman resmi UI tertanggal 25 Mei 2026, rincian mata ujinya adalah sebagai berikut. Kelompok Ujian Mata Uji Jumlah Soal Waktu Kemampuan Dasar Matematika Dasar 15 20 menit Kemampuan Dasar Bahasa Indonesia 15 20 menit Kemampuan Dasar Bahasa Inggris 15 20 menit Skolastik Verbal 25 15 menit Skolastik Kuantitatif 35 50 menit Skolastik Logika 25 40 menit Total 6 mata uji 130 165 menit ← Geser tabel ke samping untuk melihat seluruh kolom → SIMAK UI Sarjana dan Vokasi 2026 dilaksanakan pada 13–14 Juni 2026. Tanggal tersebut merupakan jadwal yang sudah berlangsung, bukan jadwal ujian baru untuk 2027. Untuk keseluruhan mata uji dalam tabel, aturan skor yang diumumkan UI adalah jawaban benar +4, salah −1, dan tidak dijawab 0. Materi Pascasarjana Gelombang 3 Tahun Akademik 2026/2027 Pada 10 Oktober 2026, UI mengumumkan materi Pascasarjana Gelombang 3 dengan komposisi berikut. Kelompok Ujian Mata Uji Jumlah Soal Waktu PEKA Kemampuan Verbal 40 30 menit PEKA Kemampuan Kuantitatif 35 50 menit PEKA Kemampuan Logika 25 40 menit Bahasa Inggris Structure and Written Expression 40 30 menit Bahasa Inggris Vocabulary and Reading Comprehension 50 60 menit Total 5 mata uji 190 210 menit ← Geser tabel ke samping untuk melihat seluruh kolom → Catatan: Materi SIMAK UI Pascasarjana Gelombang 3 Tahun Akademik 2026/2027 terdiri dari 100 soal PEKA dan 90 soal Bahasa Inggris, dengan total waktu 210 menit. Ketentuan ini berlaku untuk periode ujian yang diumumkan Universitas Indonesia. Penilaian PEKA menggunakan jawaban benar +4, salah −1, dan kosong 0. Sementara itu, pada kelompok Bahasa Inggris, jawaban benar memperoleh +1 dan jawaban salah maupun kosong mendapat 0. Ujian Pascasarjana Gelombang 3 dijadwalkan pada 1 November 2026. UI juga telah menetapkan unduhan Safe Exam Browser mulai 19 Oktober dan simulasi pada 27 Oktober 2026. Dengan memahami perbedaan tersebut, pembaca dapat memilih bagian pembahasan soal sesuai kelompok ujian yang akan diikuti. Baca Juga Wajib Dipahami Peserta! Soal SIMAK UI Kemampuan Dasar Lengkap dengan Jenis Materinya Pembahasan Soal SIMAK UI Kemampuan Dasar dan Jawabannya Bagian ini memuat enam contoh soal yang berkaitan dengan Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris pada SIMAK UI Sarjana dan Vokasi. Catatan penting: Seluruh soal dalam artikel merupakan ilustrasi yang disusun untuk menjelaskan konsep. Soal ini bukan naskah resmi, bocoran, atau soal yang diklaim pernah muncul dalam SIMAK UI. 20 Contoh Soal SIMAK UI dan Pembahasan Kumpulan soal mencakup Kemampuan Dasar, Skolastik, serta PEKA dan Bahasa Inggris Pascasarjana. Catatan: Seluruh soal berikut bersifat ilustratif. Soal bukan naskah resmi, bocoran, maupun salinan soal ujian Universitas Indonesia. Klik pertanyaan untuk melihat pilihan jawaban, lalu klik “Lihat Jawaban dan Pembahasan” untuk membaca penyelesaiannya. A. Soal SIMAK UI Kemampuan Dasar Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris | Soal 1–6 Soal 1 – Persamaan Linear Diketahui 5x − 8 = 27. Nilai x adalah …. A. 5 B. 6 C. 7 D. 8 Lihat Jawaban dan Pembahasan Jawaban: C. 7 Pindahkan −8 ke ruas kanan sehingga diperoleh 5x = 27 + 8 = 35. x = 35 ÷ 5 = 7. Pemeriksaan: 5(7) − 8 = 35 − 8 = 27. Hasilnya sesuai persamaan awal. Soal 2 – Bangun Datar Sebuah taman berbentuk persegi panjang memiliki panjang 12 meter dan lebar 7 meter. Keliling taman adalah …. A. 19 meter B. 24 meter C. 38 meter D. 84 meter Lihat Jawaban dan Pembahasan Jawaban: C. 38 meter Rumus keliling persegi panjang adalah K = 2 × (panjang + lebar). K = 2 × (12 + 7) = 2 × 19 = 38 meter. Angka 84 merupakan hasil perhitungan luas, bukan keliling. Soal 3 – Kalimat Efektif Kalimat yang paling efektif adalah …. A. Para peserta-peserta mengikuti ujian dengan tertib. B. Semua para peserta sedang mengikuti ujian. C. Para peserta mengikuti ujian dengan tertib. D. Peserta semuanya seluruhnya mengikuti ujian dengan tertib. Lihat Jawaban dan Pembahasan Jawaban: C. Para peserta mengikuti ujian dengan tertib. Kalimat efektif tidak menggunakan kata berlebihan. Pilihan A memakai dua penanda jamak, yaitu “para” dan “peserta-peserta”. Pilihan B dan D juga mengandung pemborosan kata. Pilihan C paling ringkas, jelas, dan sesuai kaidah bahasa. Soal 4 – Gagasan Utama Bacalah paragraf berikut dan tentukan gagasan utamanya. Penggunaan layanan administrasi akademik secara daring membantu mahasiswa mengurus berbagai kebutuhan tanpa harus mendatangi kantor fakultas. Melalui sistem tersebut, mahasiswa dapat mengajukan dokumen, memantau status permohonan, dan menerima pemberitahuan secara elektronik. A. Mahasiswa tidak lagi membutuhkan fakultas. B. Layanan akademik daring mempermudah pengurusan administrasi mahasiswa. C. Seluruh dokumen kampus harus diterbitkan secara elektronik. D. Kantor fakultas tidak melayani mahasiswa secara langsung. Lihat Jawaban dan Pembahasan Jawaban: B. Kalimat pertama memuat gagasan utama tentang kemudahan administrasi melalui layanan daring. Kalimat kedua merupakan penjelasan berupa contoh layanan yang tersedia. Soal 5 – Conditional Sentence If she _____ earlier, she would catch the train. A. leaves B. left C. leaving D. has left Lihat Jawaban dan Pembahasan Jawaban: B. left Kalimat ini menggunakan second conditional untuk menyatakan kondisi hipotetis. Polanya adalah If + simple past, would + base verb. Karena klausa kedua menggunakan “would catch”, kata kerja yang tepat adalah “left”. Soal 6 – Reading Comprehension Read the passage and choose

Tes Kemampuanmu! 30 Contoh Soal TPA Bappenas Plus Pembahasan

Tes Kemampuanmu! 30 Contoh Soal TPA Bappenas Plus Pembahasan

30 contoh soal TPA Bappenas berikut mencakup kemampuan verbal, kuantitatif, dan penalaran yang menjadi bagian dari Tes Potensi Akademik. Setiap soal dilengkapi pilihan jawaban, kunci, serta pembahasan singkat agar pembaca dapat memahami hubungan kata, perhitungan, dan penarikan kesimpulan secara tepat. Kumpulan soal ini disusun berdasarkan kelompok materi dalam dokumen teknis Tes Potensi Akademik Kementerian PPN/Bappenas. Seluruh soal bersifat ilustratif, bukan soal resmi, bocoran, atau salinan soal ujian Bappenas. Materinya dapat digunakan sebagai gambaran bentuk kemampuan yang diuji, sementara ketentuan tes terbaru tetap mengikuti penyelenggara. Materi yang Tercakup dalam 30 Contoh Soal TPA Bappenas Tes Potensi Akademik digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir melalui pengolahan informasi bahasa, angka, dan hubungan logis. Sebagai rujukan resmi, dokumen petunjuk teknis Seleksi Kompetensi Bidang Tambahan (SKBT) TPA Kementerian PPN/Bappenas tahun 2024 mencantumkan tiga kelompok utama, yaitu Verbal, Kuantitatif, dan Penalaran. Dokumen tersebut juga merinci sejumlah bentuk pertanyaan pada setiap kelompok. Subtes Cakupan Materi Jumlah Soal Verbal Kosakata, padanan dan lawan kata, analogi, pemahaman bacaan 10 soal Kuantitatif Operasi hitung, deret bilangan, perbandingan, soal cerita 10 soal Penalaran Logika formal, analitis, keruangan, dan logika pernyataan 10 soal Total Tiga kelompok kemampuan 30 soal ← Geser tabel ke samping untuk melihat seluruh kolom → Catatan: Pembagian 10 soal pada setiap subtes merupakan susunan contoh soal ilustratif dalam artikel, bukan jumlah soal resmi TPA Bappenas. Struktur dan jumlah soal ujian sebenarnya mengikuti ketentuan penyelenggara. Pada pelaksanaan SKBT TPA Bappenas tahun 2024, struktur tes terdiri dari 250 soal selama 180 menit. Pembagiannya adalah 90 soal Verbal, 90 Kuantitatif, dan 70 Penalaran. Namun, struktur tersebut merupakan acuan dokumen tahun 2024, bukan konfirmasi bahwa seluruh sesi TPA Bappenas tahun 2026 menggunakan jumlah soal dan waktu yang sama. Portal UUOPT Koperasi Pegawai Bappenas masih memuat jadwal TPA Bappenas secara daring maupun luring pada Oktober 2026. Peserta dapat memeriksa ketentuan sesuai sesi yang dipilih melalui portal jadwal TPA Bappenas. Baca Juga Kumpulan Soal TPA Bappenas untuk Latihan, Cek Jawaban dan Pembahasannya 30 Contoh Soal TPA Bappenas Lengkap dengan Kunci Jawaban Berikut 30 soal yang dibagi menjadi tiga kelompok agar mudah dibaca dan dikerjakan. 30 Contoh Soal TPA Bappenas Terdiri dari 10 soal Verbal, 10 soal Kuantitatif, dan 10 soal Penalaran. Semua soal bersifat ilustratif, bukan soal resmi atau bocoran TPA Bappenas. Klik pertanyaan untuk melihat pilihan jawaban. Klik tombol kunci jawaban untuk membuka pembahasan. A. Contoh Soal Verbal Soal 1–10 Soal 1 – Sinonim Kata presisi memiliki makna yang paling dekat dengan …. A. Ketepatan B. Keraguan C. Kelambatan D. Kerumitan Lihat Jawaban dan Pembahasan Jawaban: A. Ketepatan Presisi berkaitan dengan ketepatan atau kecermatan suatu ukuran, tindakan, maupun hasil. Soal 2 – Antonim Lawan kata sporadis adalah …. A. Jarang B. Sewaktu-waktu C. Teratur D. Tidak menentu Lihat Jawaban dan Pembahasan Jawaban: C. Teratur Sporadis berarti terjadi sesekali atau tidak teratur. Lawan maknanya adalah teratur. Soal 3 – Sinonim Makna kata implikasi yang paling tepat adalah …. A. Penyebab B. Akibat C. Rencana D. Dugaan Lihat Jawaban dan Pembahasan Jawaban: B. Akibat Implikasi merujuk pada konsekuensi atau akibat yang muncul dari suatu tindakan atau keadaan. Soal 4 – Antonim Lawan kata konvergen adalah …. A. Menyatu B. Mendekat C. Memusat D. Divergen Lihat Jawaban dan Pembahasan Jawaban: D. Divergen Konvergen berarti menuju satu titik, sedangkan divergen berarti menyebar atau bergerak menjauh. Soal 5 – Analogi Kata Kompas : Arah = Termometer : …. A. Cahaya B. Suhu C. Tekanan D. Kecepatan Lihat Jawaban dan Pembahasan Jawaban: B. Suhu Kompas digunakan untuk menunjukkan arah, sedangkan termometer digunakan untuk mengukur suhu. Soal 6 – Analogi Profesi Arsitek : Bangunan = Komposer : …. A. Musik B. Panggung C. Penonton D. Mikrofon Lihat Jawaban dan Pembahasan Jawaban: A. Musik Arsitek merancang bangunan, sedangkan komposer menciptakan komposisi musik. Soal 7 – Kosakata Kata valid dalam konteks data penelitian berarti …. A. Terkenal B. Rumit C. Sah atau dapat diterima D. Mudah diubah Lihat Jawaban dan Pembahasan Jawaban: C. Sah atau dapat diterima Valid menunjukkan sesuatu yang sah atau memenuhi dasar dan ketentuan yang berlaku. Soal 8 – Antonim Lawan kata eksplisit adalah …. A. Jelas B. Terbuka C. Langsung D. Implisit Lihat Jawaban dan Pembahasan Jawaban: D. Implisit Eksplisit berarti dinyatakan secara jelas, sedangkan implisit berarti tersirat. Soal 9 – Pemahaman Bacaan Tentukan tujuan utama kebijakan perpustakaan berikut. Perpustakaan kampus memperpanjang jam operasional selama masa ujian. Kebijakan ini dilakukan agar mahasiswa memiliki lebih banyak waktu untuk mengakses ruang belajar dan koleksi buku. A. Mengurangi jumlah pengunjung B. Menambah akses mahasiswa terhadap fasilitas belajar C. Menghapus layanan peminjaman buku D. Membatasi penggunaan ruang belajar Lihat Jawaban dan Pembahasan Jawaban: B. Menambah akses mahasiswa terhadap fasilitas belajar Kalimat kedua secara langsung menjelaskan tujuan perpanjangan jam operasional perpustakaan. Soal 10 – Pemahaman Kesimpulan Tentukan kesimpulan yang paling tepat dari bacaan. Sebagian peserta memilih ujian daring karena tidak perlu datang ke lokasi tes. Namun, peserta tetap harus memenuhi persyaratan perangkat dan koneksi internet yang ditetapkan penyelenggara. A. Semua peserta wajib mengikuti ujian daring B. Ujian daring tidak memiliki persyaratan teknis C. Ujian daring memberi kemudahan lokasi tetapi tetap memiliki ketentuan perangkat D. Peserta ujian daring tidak memerlukan internet Lihat Jawaban dan Pembahasan Jawaban: C. Ujian daring memberi kemudahan lokasi tetapi tetap memiliki ketentuan perangkat Kesimpulan tersebut sesuai dengan kedua informasi dalam bacaan, tanpa menambahkan asumsi baru. B. Contoh Soal Kuantitatif Soal 11–20 Soal 11 – Persentase Berapakah 18% dari 250? A. 35 B. 40 C. 45 D. 50 Lihat Jawaban dan Pembahasan Jawaban: C. 45 18% × 250 = (18 ÷ 100) × 250 = 45. Soal 12 – Pecahan Nilai 3/4 dari 160 adalah …. A. 100 B. 110 C. 115 D. 120 Lihat Jawaban dan Pembahasan Jawaban: D. 120 160 ÷ 4 = 40, kemudian 40 × 3 = 120. Soal 13 – Deret Bilangan 4, 9, 16, 25, 36, …. A. 42 B. 45 C. 49 D. 54 Lihat Jawaban dan Pembahasan Jawaban: C. 49 Deret merupakan kuadrat bilangan 2, 3, 4, 5, dan 6. Angka berikutnya adalah 7² = 49. Soal 14 – Pola Angka 2, 6, 12, 20, 30, …. A. 38 B. 40 C. 42