Beasiswa S2 dalam negeri 2026 tersedia melalui beberapa program pemerintah dengan target yang berbeda. Pilihannya mencakup LPDP, Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kementerian Agama, Beasiswa Tut Wuri Handayani, hingga PMDSU bagi lulusan sarjana yang ingin melanjutkan pendidikan magister menuju doktor.
Namun, per 8 September 2026 , pendaftaran sejumlah program pemerintah utama tersebut sudah ditutup. Sebagian sudah menetapkan penerima, sedangkan LPDP Tahap 2 masih menjalankan rangkaian seleksi. Oleh karena itu, calon mahasiswa perlu membedakan antara program yang masih dalam proses seleksi dan program yang masih membuka pendaftaran.
Daftar Beasiswa S2 Dalam Negeri 2026

Berikut beberapa beasiswa S2 dalam negeri 2026 yang resmi diselenggarakan pemerintah.
| Program Beasiswa | Sasaran | Jenjang | Status per 8 September 2026 |
|---|---|---|---|
| LPDP Tahap 2 | WNI sesuai kategori program | S2 dan S3 | Pendaftaran ditutup, seleksi masih berjalan |
| Beasiswa Indonesia Bangkit | Keluarga besar dan sasaran keagamaan pendidikan sesuai program | S1, S2, S3 | Pendaftaran ditutup |
| Tut Wuri Handayani | Tenaga kependidikan PNS sesuai ketentuan | S2 dan S3 di negeri | Penerima telah ditetapkan |
| PMDSU Angkatan X | Lulusan S1 unggul berorientasi pada penelitian | S2 menuju S3 | Penerima telah ditetapkan |
LPDP Tahap 2 membuka pendaftaran 30 Juni sampai 31 Juli 2026. BIB Kemenag 2026 diperpanjang hingga 5 Juni 2026, sedangkan Tut Wuri Handayani diperpanjang hingga 15 Juli 2026. PMDSU Angkatan X menerima pendaftaran sampai 6 Juli 2026.
Jadwal tersebut menunjukkan bahwa calon peserta yang baru mencari beasiswa pada September 2026 perlu memeriksa program kampus atau pembukaan periode berikutnya, bukan menggunakan informasi pendaftaran lama.
Beasiswa LPDP S2 Dalam Negeri 2026
LPDP menjadi salah satu pilihan utama untuk melanjutkan pendidikan magister di Indonesia.
Pada Tahap 2 tahun 2026, LPDP membuka program seperti:
- Beasiswa Strategi Industri STEM;
- BAGIKAN;
- Kemitraan;
- Gelar Ganda/Gelar Gabungan;
- kerja sama khusus;
- sejumlah program lainnya sesuai ketentuan.
LPDP menyatakan Tahap 2 dibuka untuk jenjang S2 dan S3 , termasuk tujuan perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri.
Jadwal LPDP Tahap 2 Tahun 2026
| Tahapan | Jadwal |
|---|---|
| Pendaftaran | 30 Juni–31 Juli 2026 |
| Seleksi Administrasi | 3–27 Agustus 2026 |
| Pengumuman Administrasi | 28 Agustus 2026 |
| Masa Sangah | 29 Agustus–1 September 2026 |
| Pengumuman Hasil Sangah | 22 September 2026 |
| Simulasi SBS | 27–28 September 2026 |
| Seleksi Bakat Skolastik | 29 September–4 Oktober 2026 |
| Pengumuman SBS | 9 Oktober 2026 |
| Seleksi Substansi | 14 Oktober–20 November 2026 |
| Pengumuman Akhir | 30 November 2026 |
| Perkuliahan paling cepat | Januari 2027 |
Per 8 September 2026, peserta LPDP Tahap 2 sedang berada pada periode menunggu pengumuman hasil sanggah pada 22 September 2026 .
Jadi, pendaftaran LPDP Tahap 2 sudah tidak dapat dilakukan oleh peserta baru.
Baca juga: Pascasarjana S2 Online: Sistem Kuliah, Syarat, Biaya, dan Tips Memilih Kampus
Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2026
Pilihan lain untuk beasiswa S2 dalam negeri 2026 adalah Beasiswa Indonesia Bangkit atau BIB Kementerian Agama.
BIB merupakan program Kementerian Agama yang bekerja sama dengan LPDP. Pada tahun 2026, program ini memberikan beasiswa jenjang sarjana hingga doktor untuk studi dalam dan luar negeri.
Pendaftaran awalnya diadakan berakhir pada tanggal 31 Mei 2026, kemudian resmi diperpanjang hingga:
5 Juni 2026.
Pada program magister, Kemenag juga memberikan kelonggaran untuk sebagian alumni pendidikan keagamaan. Pelamar S2 yang merupakan lulusan perguruan tinggi umum tetap dapat memenuhi kategori tertentu apabila mempunyai latar belakang pendidikan sebelumnya di lembaga pendidikan keagamaan sesuai persyaratan program.
BIB juga meluncurkan skema Program Magister Lanjut Doktor (PMLD) pada tahun 2026 untuk jalur studi S2 yang terintegrasi menuju S3 untuk target tertentu.
Program ini cocok diperiksa oleh calon siswa yang mempunyai latar belakang pendidikan atau pekerjaan yang berkaitan dengan ekosistem Kementerian Agama.
Beasiswa Tut Wuri Handayani 2026
Beasiswa Tut Wuri Handayani atau TWH juga menyediakan pendanaan untuk pendidikan magister di dalam negeri.
Namun, TWH bukan beasiswa umum bagi seluruh freshgraduate .
Kemdiktisaintek menjelaskan program ini ditujukan untuk tenaga kependidikan berstatus PNS di lingkungan Kemdiktisaintek, LLDIKTI, dan perguruan tinggi negeri sesuai ketentuan program. Jenjang yang didanai adalah magister dan doktor dalam negeri.
Pendaftaran yang semula berakhir pada 30 Juni kemudian diperpanjang hingga:
15 Juli 2026.
Proses seleksi telah selesai. Pada Agustus 2026, Kemdiktisaintek menetapkan 81 tenaga kependidikan sebagai penerima Beasiswa Tut Wuri Handayani 2026. Bagi penerima magister, durasi pendanaannya diberikan maksimal 4 semester atau 2 tahun .
Karena penerimanya sudah ditetapkan, program TWH 2026 saat ini tidak lagi berada dalam tahap pendaftaran.
Beasiswa PMDSU 2026
PMDSU adalah Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul .
Program ini memang dimulai dari jenjang magister, namun tidak sama dengan beasiswa S2 reguler yang berhenti setelah memperoleh gelar magister.
PMDSU dirancang sebagai pendidikan terintegrasi dari:
S2 → S3
dengan orientasi yang kuat pada akademik dan penelitian.
Pada PMDSU Angkatan X tahun 2026 tersedia dua skema:
- Skema Reguler;
- Skema Terapan.
Pendaftaran berlangsung pada 25 Mei–6 Juli 2026 .
Kemdiktisaintek kemudian mengumumkan penerima PMDSU Angkatan X pada 7 Agustus 2026. Pendanaan program diberikan maksimal 48 bulan atau 8 semester , mulai Semester Gasal 2026/2027 sampai Semester Genap 2029/2030.
PMDSU lebih relevan bagi lulusan S1 yang ingin membangun karier sebagai:
- peneliti;
- akademisi;
- dosen;
- Pencarian;
dan memang berencana melanjutkan pendidikan hingga doktor.
Syarat Beasiswa S2 Dalam Negeri 2026

Tidak ada daftar satu syarat yang berlaku untuk seluruh program.
Masing-masing penyelenggara dapat menentukan ketentuan yang berbeda berdasarkan sasaran penerimanya.
Namun, calon pelamar biasanya perlu memperhatikan beberapa dokumen berikut:
- ijazah D4 atau S1;
- transkrip nilai;
- IPK;
- identitas diri;
- surat rekomendasi;
- sertifikat kemampuan bahasa jika dipersyaratkan;
- LoA jika program mewajibkannya;
- esai atau dokumen motivasi;
- dokumen pekerjaan untuk beasiswa kategori khusus.
Program seperti Tut Wuri Handayani mempunyai tambahan persyaratan terkait status sebagai tenaga kependidikan PNS. Sementara PMDSU mempunyai persyaratan yang berkaitan dengan program studi, promotor, serta orientasi akademik dan penelitian.
Oleh karena itu, jangan menggunakan syarat LPDP sebagai syarat seluruh beasiswa S2 dalam negeri 2026 .
Apakah Beasiswa S2 Dalam Negeri Wajib TOEFL atau TPA
Tidak sepenuhnya.
Skor TOEFL, IELTS, TPA, atau tes lainnya bergantung pada:
- program beasiswa;
- kategori pendaftar;
- kampus tujuan;
- program studi.
LPDP 2026, misalnya, mempunyai ketentuan kemampuan bahasa yang berbeda menurut program dan kategori peserta. Pada Tahap 2 bahkan terdapat sejumlah penyesuaian persyaratan bahasa dibandingkan tahap sebelumnya.
Universitas tujuan juga dapat mempunyai persyaratan masuk tersendiri.
Oleh karena itu, calon pelajar perlu memeriksa dua hal secara terpisah:
syarat beasiswa
dan
syarat penerimaan S2 di kampus tujuan .
Jangan menganggap skor TPA atau TOEFL tertentu otomatis berlaku untuk semua program.
Baca juga: Tes Pendidikan S2 Apa Saja? Kenali Jenis Ujian dan Cara Mempersiapkannya
Mana Beasiswa S2 Dalam Negeri yang Cocok
Pilihan program dapat disesuaikan dengan kondisi calon peserta.
Freshgraduate atau masyarakat umum
LPDP dapat menjadi salah satu program yang perlu dipantau selama memenuhi kategori dan persyaratan yang dipilih.
Alumni pendidikan atau kelompok sasaran Kemenag
Beasiswa Indonesia Bangkit dapat menjadi alternatif yang lebih relevan.
Tenaga kependidikan PNS
Tut Wuri Handayani secara khusus dirancang untuk kelompok ini.
Lulusan S1 yang ingin langsung berorientasi sampai S3
PMDSU dapat menjadi pilihan karena dirancang sebagai magister pendidikan menuju doktor.
Dengan format seperti ini, calon siswa tidak perlu mendaftar semua program tanpa melihat kesesuaian profil.
Status Beasiswa S2 Dalam Negeri 2026 Saat Ini
Per 8 September 2026 , status beberapa program utama dapat keluar sebagai berikut:
LPDP Tahap 2
Pendaftaran sudah ditutup. Peserta sedang menunggu rangkaian seleksi lanjutan, termasuk pengumuman hasil sanggah pada 22 September 2026.
Beasiswa Indonesia Bangkit
Pendaftaran 2026 sudah ditutup sejak 5 Juni 2026.
Tut Wuri Handayani
Seleksi telah selesai dan penerima telah ditetapkan pada Agustus 2026.
PMDSU Angkatan X
Seleksi telah selesai dan penerima diumumkan pada 7 Agustus 2026.
Calon mahasiswa yang belum mendaftar masih dapat mengumpulkan beasiswa dari kampus, pemerintah daerah, yayasan, perusahaan, atau periode pembukaan pemerintah berikutnya , karena jadwalnya tidak selalu mengikuti empat program di atas.
Baca juga: Biaya Kuliah S2 Termurah di Indonesia: Pilihan Kampus dan Estimasi Totalnya
Tautan Resmi Beasiswa S2 Dalam Negeri 2026
Untuk memperoleh informasi yang valid, gunakan portal resmi penyelenggara.
Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag
Portal Beasiswa Indonesia Bangkit
Beasiswa SDM Pendidikan Tinggi Kemdiktisaintek
Portal Kualifikasi Dikti
Informasi PMDSU, Tut Wuri Handayani, dan program pendidikan tinggi lainnya juga dipublikasikan melalui kanal pengumuman resmi Kemdiktisaintek.
Mini FAQ Beasiswa S2 Dalam Negeri 2026
Apa saja beasiswa S2 dalam negeri 2026?
Apakah beasiswa S2 dalam negeri 2026 masih dibuka?
Apakah LPDP bisa digunakan untuk S2 dalam negeri?
Apakah fresh graduate bisa mendapat beasiswa S2 dalam negeri?
Apakah ada beasiswa S2 khusus Kemenag?
Apakah beasiswa S2 dalam negeri harus punya TOEFL?
Apakah harus memiliki TPA?
Apakah PMDSU hanya untuk S2?
Kesimpulan
Beasiswa S2 dalam negeri 2026 tersedia melalui sejumlah program dengan karakter berbeda. LPDP menawarkan berbagai skema bagi WNI yang memenuhi persyaratan, Beasiswa Indonesia Bangkit menyasar kategori yang berkaitan dengan ekosistem pendidikan, Tut Wuri Handayani ditujukan untuk tenaga kependidikan PNS tertentu, sedangkan PMDSU dirancang untuk lulusan sarjana yang ingin melanjutkan magister hingga doktor.
Per tanggal 8 September 2026 , masa pendaftaran keempat program tersebut telah berakhir. LPDP Tahap 2 masih dalam proses seleksi, sedangkan penerima TWH dan PMDSU telah diumumkan. Oleh karena itu, calon mahasiswa yang belum sempat mendaftar perlu mendiskusikan program beasiswa lain atau pembukaan periode berikutnya melalui portal resmi.
Hal terpenting ketika mencari beasiswa S2 dalam negeri 2026 adalah memeriksa target penerima, jenjang, tujuan kampus, syarat akademik, LoA, sertifikat bahasa, komponen hosting, dan status pendaftaran terbaru sebelum menyiapkan dokumen.


