Melanjutkan pendidikan Magister Arsitektur di Institut Teknologi Bandung memerlukan persiapan akademik sekaligus perencanaan keuangan yang matang. Selain uang kuliah per semester, calon mahasiswa perlu memperhitungkan biaya pendaftaran, tes kemampuan akademik, tes bahasa Inggris, perangkat desain, penelitian, dan biaya hidup di Bandung.
Berdasarkan informasi penerimaan program magister ITB yang tersedia hingga Juli 2026, biaya S2 Arsitektur ITB untuk program reguler tercantum sebesar Rp15.500.000 per semester. Dengan durasi pendidikan normal selama empat semester, perkiraan biaya penyelenggaraan pendidikan mencapai sekitar Rp62.000.000.
Nominal tersebut belum termasuk biaya pendaftaran dan kebutuhan lain selama studi. Tarif juga dapat berubah mengikuti keputusan ITB untuk tahun akademik atau jalur pendidikan yang dipilih. Karena itu, calon mahasiswa perlu memeriksa kembali akun penerimaan dan pengumuman resmi sebelum melakukan pembayaran.
Daftar Isi
- 1. Berapa Biaya S2 Arsitektur ITB?
- 2. Estimasi Total Biaya Empat Semester
- 3. Biaya Pendaftaran Pascasarjana ITB
- 4. Biaya Tes Kemampuan Akademik
- 5. Biaya Tes Bahasa Inggris
- 6. Biaya Tambahan di Luar Uang Kuliah
- 7. Tentang Program Magister Arsitektur ITB
- 8. Pilihan Alur Magister Arsitektur
- 9. Persyaratan Pendaftaran
- 10. Materi Seleksi Program Studi
- 11. Perbedaan Magister Arsitektur dan Profesi Arsitek
- 12. Pilihan Beasiswa
- 13. Cara Menyusun Anggaran Kuliah
- 14. Persiapan Tes Potensi Akademik
- 15. Kesimpulan
- 16. FAQ
- 17. Referensi
Berapa Biaya S2 Arsitektur ITB?
Besaran biaya S2 Arsitektur ITB untuk kelas reguler adalah sekitar Rp15.500.000 per semester berdasarkan tabel biaya program magister pada laman penerimaan ITB.
Biaya tersebut merupakan Biaya Penyelenggaraan Pendidikan yang dibayarkan setiap semester selama mahasiswa masih terdaftar dan mempunyai kewajiban registrasi.
Besaran biaya dapat berbeda untuk jalur atau bentuk pendidikan lain, seperti:
- kelas reguler;
- kelas eksekutif;
- program multidisiplin;
- program double degree;
- jalur kerja sama;
- program integrasi sarjana dan magister.
Oleh karena itu, calon mahasiswa perlu memastikan bahwa angka yang digunakan benar-benar sesuai dengan jalur yang dipilih. Biaya kelas reguler tidak dapat langsung digunakan sebagai acuan untuk kelas eksekutif maupun program kerja sama.
Estimasi Total Biaya Empat Semester
Program Magister Arsitektur ITB mempunyai durasi belajar normal selama dua tahun atau empat semester. Total beban studi minimalnya adalah 36 SKS.
Perkiraan biaya pendidikan reguler dapat dihitung sebagai berikut:
Rp15.500.000 × 4 semester = Rp62.000.000
Berikut ilustrasinya:
| Semester | Perkiraan biaya |
|---|---|
| Semester 1 | Rp15.500.000 |
| Semester 2 | Rp15.500.000 |
| Semester 3 | Rp15.500.000 |
| Semester 4 | Rp15.500.000 |
| Total | Rp62.000.000 |
Perhitungan tersebut mengasumsikan mahasiswa menyelesaikan pendidikan dalam empat semester dan tarifnya tidak berubah.
Apabila studi berlangsung lebih lama karena tesis, studio, atau kewajiban akademik belum selesai, mahasiswa perlu menyiapkan biaya registrasi untuk semester berikutnya sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca juga: Berapa Total Soal TPA Bappenas? Ini Jumlah Soal, Durasi, dan Strategi Mengerjakannya

Biaya Pendaftaran Pascasarjana ITB
Selain biaya pendidikan, pelamar program magister perlu membayar biaya pendaftaran sebesar Rp750.000.
Biaya ini dibayarkan saat calon mahasiswa menyelesaikan proses pendaftaran pada sistem penerimaan ITB. Pembayaran dilakukan menggunakan mekanisme dan kode pembayaran yang tersedia dalam akun masing-masing.
Biaya pendaftaran berbeda dari uang kuliah. Pembayaran tersebut digunakan untuk mengikuti rangkaian seleksi dan umumnya tidak dikembalikan apabila peserta:
- tidak melengkapi pendaftaran;
- tidak mengikuti seleksi;
- tidak diterima;
- mengundurkan diri;
- memilih perguruan tinggi lain.
Pastikan program studi, semester masuk, dan data diri sudah benar sebelum menyelesaikan pembayaran.
Biaya Tes Kemampuan Akademik
Pendaftar program magister ITB perlu memenuhi standar kemampuan akademik melalui salah satu hasil tes berikut:
- UPDA ITB;
- TPA Bappenas.
Standar minimum umum yang tercantum adalah 475, meskipun program studi dapat menetapkan ketentuan lebih tinggi.
Apabila peserta memilih UPDA ITB, biaya tes yang tercantum adalah Rp500.000. Sementara itu, biaya TPA Bappenas mengikuti tarif dan jadwal penyelenggara resmi yang dipilih.
Sertifikat tes berlaku maksimal dua tahun sejak tanggal tes sampai waktu pendaftaran. Calon mahasiswa sebaiknya mengikuti tes lebih awal agar masih memiliki kesempatan mengulang apabila skor belum memenuhi persyaratan.
Biaya Tes Bahasa Inggris
Selain kemampuan akademik, pendaftar perlu memenuhi kemampuan bahasa Inggris.
ITB menerima hasil:
- ELPT ITB;
- IELTS.
Nilai minimum umum adalah:
- ELPT ITB: 77;
- IELTS: 5,0.
Program studi dapat meminta skor yang lebih tinggi sesuai kebutuhan akademiknya. Sertifikat juga berlaku maksimal dua tahun.
Biaya ELPT maupun IELTS tidak termasuk dalam biaya S2 Arsitektur ITB per semester. Pendaftar perlu menyiapkannya secara terpisah.
Biaya Tambahan di Luar Uang Kuliah
Mahasiswa arsitektur mempunyai beberapa kebutuhan yang mungkin tidak dialami dalam jumlah sama oleh mahasiswa program lain.
Perangkat Komputer
Mahasiswa dapat membutuhkan laptop atau komputer yang mampu menjalankan perangkat lunak desain, pemodelan, analisis, dan visualisasi.
Perangkat Lunak
Sejumlah aplikasi menyediakan lisensi pendidikan, tetapi ada pula perangkat atau layanan tambahan yang memerlukan biaya.
Bahan Studio dan Maket
Mahasiswa alur desain mungkin membutuhkan bahan untuk maket, cetak gambar, papan presentasi, serta kebutuhan studio lainnya.
Penelitian dan Tesis
Biaya penelitian dapat mencakup:
- survei lokasi;
- transportasi;
- dokumentasi;
- pengumpulan data;
- pencetakan;
- pengujian;
- wawancara;
- pengolahan data.
Biaya Hidup di Bandung
Bagi mahasiswa dari luar kota, siapkan anggaran untuk tempat tinggal, makanan, transportasi, internet, dan kebutuhan harian.
Dengan demikian, estimasi total studi sebaiknya tidak hanya menggunakan angka Rp62 juta. Tambahkan biaya pendukung sesuai kondisi masing-masing.
Tentang Program Magister Arsitektur ITB
Program Magister Arsitektur dikelola oleh Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan atau SAPPK ITB.
Program ini dirancang untuk mengembangkan kemampuan tingkat lanjut dalam praktik profesional, desain, dan penelitian arsitektur.
Beberapa informasi utama program meliputi:
- gelar: Magister Arsitektur;
- durasi normal: dua tahun;
- beban studi: minimal 36 SKS;
- lokasi: Kampus ITB Ganesha;
- periode penerimaan: Januari dan Agustus;
- proses masuk: seleksi pascasarjana ITB.
Program ini mempunyai pilihan pembelajaran yang dapat mengarahkan mahasiswa pada pengembangan kemampuan desain maupun penelitian.
Pilihan Alur Magister Arsitektur
Magister Arsitektur ITB mempunyai dua alur utama.
Alur Desain
Alur desain lebih menekankan pada pengembangan kemampuan perancangan lanjut. Mahasiswa mengikuti kegiatan studio dan menyelesaikan tesis berbentuk proyek.
Alur ini dapat sesuai bagi calon mahasiswa yang ingin mengembangkan kompetensi profesional dalam perancangan arsitektur dan lingkungan binaan.
Alur Sains atau Riset
Alur sains berfokus pada pengembangan pengetahuan dan penelitian arsitektur. Mahasiswa mempelajari metodologi, analisis, kajian pustaka, dan menyelesaikan tesis riset.
Pilihan alur dapat memengaruhi bentuk tugas, kebutuhan studio, dan biaya pendukung selama kuliah.
Persyaratan Pendaftaran
Secara umum, calon mahasiswa perlu menyiapkan:
- ijazah program sarjana;
- transkrip akademik;
- hasil UPDA ITB atau TPA Bappenas;
- hasil ELPT ITB atau IELTS;
- dokumen identitas;
- pernyataan tujuan;
- persyaratan khusus program studi;
- dokumen lain dalam sistem penerimaan.
Program studi juga dapat menilai kesesuaian latar belakang pendidikan calon mahasiswa.
Informasi kelengkapan berkas perlu diperiksa kembali pada periode penerimaan karena persyaratan dapat diperbarui.
Materi Seleksi Program Studi
Selain pemeriksaan dokumen, Magister Arsitektur dapat menyelenggarakan tes tertulis atau seleksi program studi.
Materi yang tercantum pada informasi penerimaan mencakup:
- perancangan arsitektur;
- teknologi bangunan;
- sejarah, teori, dan kritik arsitektur;
- perumahan dan permukiman.
Pendaftar perlu membaca kembali konsep dasar yang dipelajari pada jenjang sarjana. Persiapkan pula portofolio, pengalaman proyek, dan rencana studi apabila diminta oleh program.
Perbedaan Magister Arsitektur dan Profesi Arsitek
Calon mahasiswa perlu membedakan Program Magister Arsitektur dengan Program Profesi Arsitek.
Magister Arsitektur merupakan pendidikan akademik jenjang S2 dengan durasi normal dua tahun. Programnya berfokus pada pengembangan kemampuan desain tingkat lanjut atau penelitian.
Sementara itu, Program Profesi Arsitek merupakan pendidikan profesi dengan durasi dua semester. Biaya program profesi juga berbeda dari biaya S2 Arsitektur ITB.
Jangan hanya melihat kesamaan nama “arsitektur”. Periksa gelar, kurikulum, tujuan pendidikan, dan jalur profesional yang ingin ditempuh.
Pilihan Beasiswa
Mahasiswa Magister Arsitektur ITB dapat memeriksa beberapa pilihan pendanaan, seperti:
- LPDP;
- Beasiswa Pendidikan Indonesia;
- beasiswa kementerian atau lembaga;
- beasiswa pemerintah daerah;
- program kerja sama instansi;
- Ganesha Talent Assistantship;
- beasiswa riset;
- bantuan pendidikan dari mitra.
Komponen yang ditanggung setiap beasiswa dapat berbeda. Ada program yang membayar uang kuliah, sedangkan program lain juga menyediakan biaya hidup, buku, penelitian, dan transportasi.
Baca juga: Apakah Kuliah S2 Harus Sesuai Jurusan S1? Cek Aturan dan Pertimbangannya

Cara Menyusun Anggaran Kuliah
Gunakan pembagian berikut saat menghitung kebutuhan dana:
Biaya Awal
- pendaftaran;
- UPDA atau TPA;
- ELPT atau IELTS;
- transportasi seleksi;
- pembelian atau peningkatan perangkat.
Biaya Per Semester
- BPP;
- tempat tinggal;
- makanan;
- transportasi;
- internet;
- bahan studio;
- pencetakan.
Biaya Akhir Studi
- penelitian;
- survei;
- tesis;
- maket atau presentasi;
- sidang;
- kebutuhan administrasi kelulusan.
Tambahkan dana cadangan untuk mengantisipasi perubahan biaya dan kebutuhan akademik tambahan.
Persiapkan Tes Potensi Akademik
Memahami biaya S2 Arsitektur ITB membantu kamu membuat rencana keuangan, tetapi persiapan seleksi juga tidak kalah penting. Skor tes kemampuan akademik menjadi salah satu persyaratan yang perlu dipenuhi sebelum proses penerimaan selesai.
Untuk membantu melatih kemampuan verbal, numerik, dan penalaran, kamu dapat mempelajari materi serta simulasi melalui jagotpa.id. Tetap gunakan standar skor dan jenis tes pada laman resmi ITB sebagai acuan utama.
Kesimpulan
Berdasarkan informasi resmi yang tersedia hingga Juli 2026, biaya S2 Arsitektur ITB untuk kelas reguler adalah sekitar Rp15.500.000 per semester.
Dengan durasi normal empat semester, estimasi biaya pendidikan mencapai Rp62.000.000. Jumlah tersebut belum termasuk biaya pendaftaran Rp750.000, tes akademik, tes bahasa Inggris, perangkat desain, kebutuhan studio, penelitian, dan biaya hidup.
Calon mahasiswa perlu memastikan jalur yang dipilih karena kelas eksekutif, double degree, multidisiplin, dan kerja sama dapat memiliki tarif berbeda.
FAQ
Berapa biaya S2 Arsitektur ITB per semester?
Biaya program reguler tercantum sekitar Rp15.500.000 per semester.
Berapa total biaya S2 Arsitektur ITB selama dua tahun?
Estimasi empat semester adalah sekitar Rp62.000.000, belum termasuk pendaftaran, tes, penelitian, dan biaya hidup.
Berapa biaya pendaftaran Magister Arsitektur ITB?
Biaya pendaftaran program pascasarjana ITB tercantum sebesar Rp750.000.
Apakah masuk S2 Arsitektur ITB harus mengikuti TPA?
Pendaftar perlu memenuhi standar kemampuan akademik menggunakan UPDA ITB atau TPA Bappenas.
Berapa lama kuliah Magister Arsitektur ITB?
Durasi normal program adalah dua tahun atau empat semester dengan minimal 36 SKS.
Referensi
- ITB Admission — Program Magister, Biaya Pendidikan, Persyaratan TPA, dan Bahasa Inggris.
- SAPPK Institut Teknologi Bandung — Program Magister Arsitektur, Durasi Studi, Kampus, dan Struktur Kurikulum.
- SAPPK Institut Teknologi Bandung — Daftar Program Akademik Magister dan Pilihan Alur Magister Arsitektur.
- Institut Teknologi Bandung — Profil Program Studi Magister Arsitektur.
- ITB Admission — Tes Seleksi Program Studi Pascasarjana dan Materi Seleksi Magister Arsitektur.
- ITB Admission — Pengumuman Hasil Seleksi Pascasarjana dan Ketentuan Pembayaran BPP Tahun Akademik 2026/2027.
- ITB Admission — Informasi Beasiswa LPDP Tahun 2026 untuk Program Pascasarjana ITB.



