Institut Teknologi Bandung menjadi salah satu perguruan tinggi yang banyak dipertimbangkan calon mahasiswa untuk jenjang sarjana, magister, maupun doktor. Selain memperhatikan jalur masuk, biaya pendidikan, dan program studi yang tersedia, informasi mengenai akreditasi ITB juga penting diketahui karena status akreditasi menggambarkan pemenuhan standar mutu institusi dan program pendidikan yang diselenggarakan.
Berdasarkan informasi Satuan Penjaminan Mutu ITB yang masih berlaku pada September 2026, Institut Teknologi Bandung memiliki akreditasi institusi “Unggul” dengan masa berlaku mulai 28 Desember 2022 hingga 28 Desember 2027. Namun, status institusi tersebut perlu dibedakan dari akreditasi masing-masing program studi karena setiap prodi memiliki peringkat, lembaga akreditasi, nomor keputusan, dan masa berlaku yang dapat berbeda.
Akreditasi ITB 2026 Saat Ini Apa?

Untuk tingkat perguruan tinggi, akreditasi ITB saat ini adalah Unggul. Status tersebut tercantum pada laman resmi Satuan Penjaminan Mutu Institut Teknologi Bandung dengan masa berlaku 28 Desember 2022 sampai 28 Desember 2027. Sebelum memperoleh peringkat Unggul, ITB juga tercatat pernah memiliki peringkat A pada periode akreditasi sebelumnya.
Peringkat Unggul merupakan status akreditasi institusi ITB secara keseluruhan sehingga tidak boleh langsung digunakan untuk menyimpulkan bahwa setiap program studi otomatis memiliki peringkat yang sama. Untuk kebutuhan pendaftaran kuliah, beasiswa, administrasi pekerjaan, atau dokumen akademik, calon mahasiswa dan lulusan tetap perlu melihat akreditasi program studi secara spesifik sesuai program dan jenjang pendidikan masing-masing.
Baca juga: Cara Efektif Meningkatkan Skor TPA untuk Seleksi Pascasarjana ITB
Bedanya Akreditasi Institusi ITB dan Akreditasi Program Studi
Akreditasi institusi menunjukkan penilaian terhadap perguruan tinggi secara menyeluruh, sedangkan akreditasi program studi menilai mutu penyelenggaraan pendidikan pada prodi tertentu. Karena objek penilaiannya berbeda, seorang calon mahasiswa tidak cukup hanya melihat bahwa akreditasi ITB adalah Unggul lalu menganggap seluruh jurusan mempunyai status yang identik.
Daftar resmi Satuan Penjaminan Mutu ITB menunjukkan bahwa program studi di ITB memiliki status seperti Unggul, A, Baik Sekali, B, dan Baik, bergantung pada keputusan dan periode akreditasinya. Proses akreditasi juga tidak hanya dilakukan oleh BAN-PT karena sejumlah bidang kini ditangani oleh lembaga akreditasi mandiri seperti LAM Teknik, LAMSAMA, LAM-PTKes, dan LAM Infokom.
Perbedaan tersebut membuat pencarian dengan kata kunci “akreditasi ITB” sebaiknya dilanjutkan dengan nama prodi dan jenjang pendidikan. Contohnya, informasi yang dibutuhkan calon mahasiswa S1 Informatika tentu berbeda dengan mahasiswa S2 Farmasi atau S3 Teknik Kimia karena masing-masing memiliki keputusan akreditasi sendiri dan masa berlaku yang tidak selalu berakhir pada tahun yang sama.
Contoh Akreditasi Program Studi ITB
Pada daftar resmi SPM ITB yang tersedia saat ini, banyak program studi telah memperoleh peringkat Unggul, tetapi masa berlakunya berbeda-beda. Sebagai contoh, S1 Informatika tercatat berperingkat Unggul dengan masa berlaku hingga 15 Agustus 2030, sedangkan S1 Sains dan Teknologi Farmasi berperingkat Unggul hingga 12 Juli 2029. S1 Teknik Kimia juga tercatat Unggul dengan masa berlaku hingga 31 Maret 2028.
Pada Sekolah Bisnis dan Manajemen, S1 Manajemen, S1 Kewirausahaan, serta beberapa program magister tercatat berperingkat Unggul dengan masa berlaku yang tercantum hingga 30 November 2026 pada daftar SPM ITB. Karena tanggal berakhir akreditasi dapat berdekatan dengan periode ketika calon mahasiswa membaca informasi ini, pengecekan terbaru tetap diperlukan sebelum menggunakan status tersebut untuk keperluan administrasi.
Selain peringkat Unggul, terdapat pula program yang tercantum dengan peringkat lain. Misalnya, laman SPM mencantumkan S2 Ilmu dan Rekayasa Nuklir dengan status Baik, S2 Logistik dengan status Baik Sekali, serta beberapa program baru yang memiliki status sesuai keputusan akreditasi pertamanya. Kondisi ini menunjukkan mengapa status akreditasi tidak tepat digeneralisasi hanya berdasarkan nama ITB sebagai institusi.
Apakah Semua Jurusan ITB Sudah Terakreditasi Unggul?

Tidak tepat menyatakan bahwa seluruh program studi ITB otomatis mempunyai peringkat Unggul. ITB memang memiliki akreditasi institusi Unggul, dan sebagian besar program pada daftar SPM memiliki status Unggul, tetapi terdapat pula prodi dengan peringkat A, Baik Sekali, B, Baik, ataupun status lain sesuai hasil penilaian lembaga akreditasi.
Perbedaan status tidak selalu berarti sebuah program memiliki masalah mutu karena terdapat beberapa faktor yang perlu diperhatikan, termasuk kapan prodi dibuka, kapan akreditasi pertama dilakukan, lembaga yang melakukan penilaian, serta masa berlaku keputusan sebelumnya. Program baru, misalnya, dapat memiliki riwayat akreditasi yang berbeda dengan program yang sudah berjalan selama puluhan tahun.
Akreditasi Internasional Program Studi ITB
Selain akreditasi nasional, sejumlah program studi ITB juga telah memperoleh akreditasi internasional. Satuan Penjaminan Mutu ITB mencantumkan program yang memperoleh pengakuan dari lembaga seperti ABET dan ASIIN, sementara beberapa program teknik juga mempunyai pengakuan IABEE. Akreditasi internasional tersebut bersifat program-spesifik sehingga tidak berarti seluruh jurusan ITB otomatis memiliki akreditasi internasional yang sama.
Dalam daftar ITB, program sarjana seperti Teknik Perminyakan, Teknik Pertambangan, Informatika, serta Sistem dan Teknologi Informasi tercantum dalam kelompok program yang memiliki akreditasi ABET. Sementara ASIIN tercantum pada sejumlah program seperti Fisika, Matematika, Astronomi, Biologi, Mikrobiologi, dan Sains dan Teknologi Farmasi dengan masa berlaku masing-masing yang dapat berbeda.
Akreditasi internasional dapat menjadi informasi tambahan bagi calon mahasiswa yang mempertimbangkan pengakuan mutu program pada lingkup internasional, tetapi tetap perlu melihat jenis lembaga akreditasi dan program yang diakreditasi. Jangan menggunakan status internasional salah satu program untuk menggambarkan semua program studi yang tersedia di ITB.
Baca juga: TPA Bappenas ITB: Kenali Materi dan Contoh Soalnya Sebelum Mulai Persiapan
Mengapa Akreditasi ITB Penting bagi Calon Mahasiswa?
Akreditasi dapat menjadi salah satu informasi untuk menilai status mutu dan legalitas penyelenggaraan pendidikan yang akan dipilih. Satuan Penjaminan Mutu ITB juga menjelaskan bahwa program studi perlu mengajukan akreditasi ulang ketika masa berlaku status dan peringkatnya berakhir. ITB mengutip ketentuan dalam UU Pendidikan Tinggi bahwa program studi yang terakreditasi memiliki kewenangan menerbitkan ijazah bagi lulusannya.
Bagi mahasiswa dan lulusan, dokumen akreditasi juga dapat dibutuhkan untuk berbagai kepentingan administratif, misalnya pendaftaran beasiswa, seleksi pegawai, pendidikan lanjutan, atau proses lain yang meminta bukti status perguruan tinggi maupun program studi. Karena kebutuhan setiap lembaga berbeda, pelamar sebaiknya memperhatikan apakah dokumen yang diminta merupakan akreditasi institusi, akreditasi prodi, sertifikat pada tahun kelulusan, atau status akreditasi terbaru.
Cara Cek Akreditasi ITB Secara Resmi
Cara yang paling aman untuk mengecek akreditasi ITB adalah melalui laman Satuan Penjaminan Mutu ITB. Di halaman status akreditasi nasional, pengguna dapat mencari nama program studi dan jenjang pendidikan untuk melihat peringkat, tanggal keputusan, tanggal kedaluwarsa, serta dokumen keputusan yang tersedia. ITB juga menyediakan halaman khusus untuk program studi yang memperoleh akreditasi internasional.
Calon mahasiswa juga dapat menggunakan laman akademik ITB untuk menelusuri program studi berdasarkan jenjang dan status akreditasinya. Laman program akademik menyediakan filter untuk jenjang Sarjana, Magister, Doktor, dan Profesi sekaligus kategori akreditasi seperti A, B, Baik, Baik Sekali, dan Unggul. Dengan menggunakan laman resmi ini, risiko menggunakan informasi akreditasi lama dari artikel pihak ketiga dapat dikurangi.
Masa Berlaku Akreditasi ITB Perlu Diperhatikan
Status akreditasi selalu memiliki konteks waktu sehingga bukan hanya peringkatnya yang perlu diperhatikan. Akreditasi institusi ITB Unggul berlaku hingga 28 Desember 2027, sedangkan akreditasi setiap program studi memiliki tanggal berakhir masing-masing. Sebuah artikel yang benar ketika diterbitkan pada awal 2026 dapat menjadi tidak akurat beberapa bulan kemudian apabila program tersebut telah memperoleh keputusan akreditasi baru.
Karena itu, ketika menggunakan dokumen akreditasi untuk pendaftaran atau kebutuhan administratif, perhatikan tanggal keputusan dan masa berlaku yang tercantum. Untuk lulusan yang membutuhkan status akreditasi sesuai tahun kelulusan, daftar riwayat akreditasi pada SPM ITB juga berguna karena laman tersebut mencantumkan keputusan dari beberapa periode sebelumnya, bukan hanya status yang sedang berlaku.
Akreditasi ITB untuk Program Pascasarjana
Calon mahasiswa magister atau doktor juga perlu mengecek akreditasi berdasarkan prodi tujuan karena statusnya dapat berbeda. Laman resmi ITB menyebut pengelolaan program Magister berada di bawah Sekolah Pascasarjana dan program-program tersebut memiliki akreditasi sesuai ketentuan nasional, sementara daftar detail status masing-masing prodi tersedia melalui Satuan Penjaminan Mutu.
Selain akreditasi, calon mahasiswa pascasarjana perlu memperhatikan persyaratan penerimaan seperti dokumen akademik, kemampuan bahasa Inggris, TPA atau UPDA jika dipersyaratkan, serta seleksi akademik pada program studi tujuan. Dengan demikian, akreditasi merupakan salah satu informasi penting ketika memilih program, tetapi bukan satu-satunya hal yang perlu diperiksa sebelum melakukan pendaftaran.
Baca juga: Biaya Pascasarjana ITB: Cek Gambaran Biaya dan Persiapan Kuliah S2/S3
Mini FAQ
Kalau belum pengalaman kerja, masih bisa lolos BUMN dengan TPA tinggi nggak?
Tentu bisa. Skor TPA yang baik menunjukkan potensi akademik dan kemampuan analisis yang dihargai banyak perusahaan, termasuk BUMN, meskipun kamu belum punya pengalaman kerja.
Lebih baik fokus belajar soal verbal dulu atau numerik saat persiapan TPA?
Sebaiknya seimbangkan latihan keduanya karena keduanya sama pentingnya. Namun, fokus awal bisa disesuaikan dengan kelemahan masing-masing supaya pembelajaran lebih efektif.
Apakah format tes TPA online dan offline berbeda signifikan?
Pada dasarnya materi dan pola soal sama, hanya saja pada tes online kamu perlu membiasakan diri dengan penggunaan perangkat dan manajemen waktu melalui layar.
Berapakah skor TPA yang ideal untuk lolos beasiswa S2?
Umumnya skor minimal berada di kisaran 75-85 (tergantung skala dan penyelenggara), namun sangat dianjurkan menargetkan skor setinggi mungkin untuk peluang diterima lebih besar.
Kalau gagal di satu batch seleksi, apa bisa daftar lagi tahun depan?
Biasanya bisa, tapi pastikan mempersiapkan diri lebih matang dengan belajar pola soal dan strategi yang tepat agar hasilnya lebih maksimal pada kesempatan berikutnya.
Ringkasan
Persiapan menghadapi Tes Potensi Akademik (TPA) tidak cukup hanya dengan menghafal, melainkan harus memahami pola soal, dan materi utama yaitu verbal, numerik, dan logika, serta mengembangkan strategi pengerjaan yang efektif. Dengan mengatur jadwal latihan secara terstruktur dan melakukan evaluasi berkala, kemampuan akan meningkat secara bertahap hingga mencapai skor yang diinginkan.
Manajemen waktu dan penguasaan pola soal adalah dua kunci utama keberhasilan dalam mengikuti tes TPA, apalagi ketika persaingan untuk masuk S2, memperoleh beasiswa, atau mendapatkan pekerjaan semakin ketat.
Jangan ragu memanfaatkan platform bantuan belajar seperti Jago TPA untuk memaksimalkan persiapan kamu. Semangat dan terus berlatih, kamu pasti bisa menghadapi tes dengan hasil memuaskan!


